Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

ITDC catat tingkat hunian di Nusa Dua Bali tertinggi dalam enam tahun

📅 Selasa, 21 Jan 2025, 16:20 WIB | Oleh:
ITDC catat tingkat hunian di Nusa Dua Bali tertinggi dalam enam tahun Doc: ANTARA/HO-ITDC Nusa Dua
Ket. Sejumlah wisatawan menikmati suasana Pantai Peninsula Nusa Dua di Kabupaten Badung, Bali, Senin (20/1)

Denpasar, Bali -- BUMN PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (ITDC) mencatat tingkat hunian perhotelan di kawasan pengelolaan the Nusa Dua di Kabupaten Badung, Bali, mencapai rata-rata 76,56 persen selama 2024 atau tertinggi selama enam tahun terakhir.

“Dengan capaian positif itu, kami optimis dapat terus meningkatkan kontribusi terhadap sektor pariwisata dan ekonomi kreatif,” kata Direktur Operasi ITDC Wenda Ramadya Nabiel dalam keterangan tertulis di Denpasar, Bali, Selasa.

Ia mencatat tingkat okupasi perhotelan itu meningkat 18,48 persen jika dibandingkan pada 2023 yang saat itu sebesar 64,62 persen.

Capaian itu juga melampaui sebesar 3,19 persen dari realisasi pada 2019 atau sebelum pandemi COVID-19 yang mencapai 74,19 persen.

“Dengan demikian, capaian tahun 2024 merupakan rekor tertinggi dalam enam tahun terakhir,” katanya.

Peningkatan signifikan terjadi terutama pada periode Juli hingga September 2024 dengan realisasi tingkat okupansi rata-rata mencapai 85,19 persen.

Selain itu, kunjungan wisatawan berdasarkan jumlah unit kamar per malam yang terjual tumbuh 10,69 persen oleh 1,45 juta wisatawan, meningkat dibandingkan pada 2023 sebanyak 1,3 juta orang tamu.

Apabila dibandingkan pada 2019, jumlah itu meningkat 57 persen mencapai 922 ribu tamu.

Sepanjang 2024, kunjungan wisatawan di kawasan elite itu didominasi oleh wisatawan domestik kemudian disusul oleh wisatawan dari Australia, Amerika Serikat, China, India, dan Inggris.

Ada pun total wisatawan yang mengunjungi fasilitas kawasan termasuk Daerah Tujuan Wisata (DTW) Water Blow Peninsula mencapai 1,63 juta orang.

Sementara itu, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali tingkat kunjungan wisatawan asing (wisman) selama periode Januari-November 2024 di Pulau Dewata mencapai 5,78 juta orang atau melampaui realisasi sepanjang tahun 2023 mencapai 5,27 juta.

Bahkan, pelaku pariwisata di Bali optimistis capaian kunjungan wisatawan mancanegara di Pulau Dewata sepanjang 2024 berpotensi melebihi realisasi pada 2019 atau sebelum pandemi COVID-19 yang saat itu mencapai 6,3 juta orang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Kenaikan biaya harga pakan ayam

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Kenaikan biaya harga pakan ...

Pameran Indofest 2026

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Pameran Indofest 2026

Pendaftaran SMPB di Jateng

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pendaftaran SMPB di Jateng
Ekonomi
Potensi komoditas kakao Jem...
Daerah
Anak harimau sumatra di TSI...

Aksi Kamisan ke-908 di Jakarta

2 jam lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Aksi Kamisan ke-908 di Jakarta
Nasional
Sidang vonis Mantan Wamenna...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Jaringan Mahasiswa Indonesia Bersatu Nilai Nanik S Deyang Belum Layak Jabat Kepala BGN

Jaringan Mahasiswa Indonesia Bersatu Nilai Nanik S Deyang Belum Layak Jabat Kepala BGN

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.