Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bagaimana Wabah Hitam Mengubah Bahasa Inggris?

📅 Selasa, 21 Jan 2025, 06:10 WIB | Oleh: Tim Penulis

Meskipun bahasa Prancis telah mengubah bahasa Inggris secara permanen, dan Anglo-Saxon menjadi bahasa Inggris Pertengahan karena pengaruh Prancis, pertikaian kelas antara orang Norman dan Saxon tetap ada.

Sekalipun perang tidak sedang terjadi, bangsa Saxon tetaplah bangsa yang ditaklukkan. Mereka harus berjuang menggarap tanah pertanian, tanpa banyak pilihan atau kemampuan untuk membangun kehidupan yang lebih baik bagi diri mereka sendiri, meskipun beberapa keadaan telah memperbaiki kondisi mereka.

Dimulai pada atau sekitar tahun 1347, Wabah Hitam menghancurkan dunia yang dikenal. Menyebar melalui pelabuhan kargo dan para pelancong, karena tikus, lalat, bakteri, dan kebersihan yang kurang bersih dari banyak orang pada saat itu. Penyakit menular ini berkembang biak dalam kondisi yang sempit di mana orang-orang dapat dengan mudah menularkannya satu sama lain.

Khusus di Inggris, Wabah Hitam menewaskan 25 hingga 50 juta penduduk. Akibatnya mengacaukan sistem sosial dan politik Inggris. Karena sepertiga penduduk Inggris telah meninggal mereka adalah masyarakat kelas bawah seperti petani dan buruh menyebabkan kekurangan besar tenaga kerja.

Dengan begitu banyaknya lowongan pekerjaan yang kosong setelah pandemi, orang-orang menyadari bahwa mereka dapat mengenakan biaya lebih untuk tenaga kerja mereka karena tenaga kerja mereka lebih berharga. Karena tenaga kerja mereka lebih berharga, orang-orang Saxon sebagai manusia menjadi lebih berharga.

Orang Saxon perlahan-lahan menyadari hal ini dan juga muak dengan pajak berlebihan yang dijatuhkan Richard II. Mereka akhirnya mengambil sikap yang dikenal sebagai Pemberontakan Petani. Dalam aksinya para petani berdebat dengan pihak berwenang untuk mengurangi pajak pemungutan suara, dan sebagian keinginan mereka terpenuhi.

Karena kekurangan tenaga kerja yang disebabkan oleh banyaknya kematian pada dekade-dekade sebelumnya, para pemimpin Inggris terpaksa memberi lebih banyak uang kepada rakyat. Lebih jauh lagi, karena rakyat lebih berharga, bahasa yang mereka gunakan menjadi lebih umum.

Setelah bahasa Prancis mereda di Inggris, bahasa Inggris sendiri mampu mengambil tempatnya sebagai bahasa lisan yang dominan. Bukan hanya Bahasa lisan bahasa ini juga mulai digunakan dalam tulisan, terutama setelah adanya mesin cetak yang dibawa oleh William Claxton pada akhir abad ke-15.  hay

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Nasional
PT Pertamina Hulu Indonesia...
Nasional
KRI Nala evakuasi korban ke...
Daerah
BNPB: Tanggul Jebol Picu Ba...

Lorong Bendera Merah Putih di Tasikmalaya

52 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Lorong Bendera Merah Putih ...

Pelatihan pembuatan roti dan kue di Jakarta

57 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Pelatihan pembuatan roti da...

Bau Badan Menyengat, Seorang Penumpang Transjakarta Diturunkan di Kampung Melayu, Manusiawikah?

Bau Badan Menyengat, Seorang Penumpang Transjakarta Diturunkan di Kampung Melayu, Manusiawikah?

04 Aug 2026
Pilihan Pembaca
# 6
# 6
Defisit Migas Tekan Neraca Perdagangan
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.