Menculik Anak, Belgia Diputus Bersalah dalam Kejahatan Kemanusian Masa Kolonial
📅 Senin, 13 Jan 2025, 10:13 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SPara korban kebijakan tersebut, baik ibu yang kehilangan anak-anaknya maupun mereka yang diambil, dapat menggunakan putusan pengadilan tersebut dalam upaya apa pun untuk memperoleh ganti rugi dari pemerintah Belgia, sarannya.
Kelompok ini juga menuntut pengakuan yang lebih besar terhadap para wanita yang dipaksa menyerahkan balita mereka kepada negara. Mereka sering kali masih remaja, terkadang berusia 14 atau 15 tahun, ketika mereka hamil oleh penjajah Eropa, yang berusia 30-an, 40-an, atau 50-an. Beberapa meninggal tanpa dipersatukan kembali dengan anak-anak mereka, atau bahkan mengetahui ke mana mereka dibawa.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!