Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jumlah Korban Tewas Kebakaran di LA Meningkat menjadi 24 Orang

📅 Senin, 13 Jan 2025, 10:32 WIB | Oleh:
Jumlah Korban Tewas Kebakaran di LA Meningkat menjadi 24 Orang Doc: Istimewa
Ket. Angin kencang sebagian besar disalahkan karena mengubah kebakaran hutan menjadi kobaran api yang menghancurkan seluruh lingkungan di sekitar kota, yang tidak mengalami hujan lebat selama lebih dari delapan bulan.

LOS ANGELES - Petugas koroner Los Angeles pada Minggu (12/1), mengatakan, delapan korban tewas ditemukan di zona kebakaran Palisades dan 16 di zona kebakaran Eaton, menambah jumlah korban peristiwa kebakaran hutan di negara bagian California itu menjadi 24 orang. Sementara departemen kehutanan memperingatkan 'cuaca kebakaran kritis'.

"Jumlah orang yang dipastikan tewas dalam kebakaran yang melanda kota Los Angeles, AS, bertambah menjadi 24 orang pada hari Minggu," kata pihak berwenang.

Dari The Guardian, pemeriksa medis daerah Los Angeles menerbitkan daftar korban tewas tanpa memberikan rincian identitas apa pun. "Delapan korban tewas ditemukan di zona kebakaran Palisades, dan 16 di zona kebakaran Eaton," kata dokumen tersebut.

Semeentara itu, Layanan Cuaca Nasional memperingatkan bahwa angin kencang Santa Ana mungkin akan segera kembali dan mengeluarkan peringatan bendera merah untuk kondisi kebakaran parah hingga hari Rabu.

Angin kencang sebagian besar disalahkan karena mengubah kebakaran hutan menjadi kobaran api yang menghancurkan seluruh lingkungan di sekitar kota, yang tidak mengalami hujan lebat selama lebih dari delapan bulan.

Sedangkan Kepala Pemadam Kebakaran Negara Bagian Oregon, Mariana Ruiz-Temple, dengan tegas membantah pada hari Minggu bahwa salah satu dari 75 mesin yang dikirim negara bagian ke Los Angeles untuk membantu memadamkan kebakaran hutan minggu ini telah ditahan di Sacramento untuk uji emisi.

"Ada misinformasi yang tersebar di media sosial dan dari beberapa media berita yang mengklaim peralatan kami harus lulus uji emisi dan peralatan serta petugas pemadam kebakaran kami ditolak atau ditunda. UNTUK DIPERJELAS: INI SALAH, " tulis pejabat pemadam kebakaran Oregon di X. 

Di situs web yang didedikasikan untuk menepis misinformasi viral tentang kebakaran, kantor Gubernur California Gavin Newsom menulis bahwa "mobil pemadam kebakaran dari luar negara bagian ikut serta dalam pemeriksaan keselamatan & peralatan selama 15 menit untuk memastikan tidak ada masalah dengan kendaraan." Ketika rumor tentang uji emisi pertama kali muncul dalam posting tanpa sumber di X pada hari Jumat, kantor gubernur mencatat, "tim pemadam kebakaran Oregon sudah berada di wilayah Los Angeles untuk memadamkan api."

Laporan palsu tersebut telah diperkuat oleh aktivis konservatif Dinesh D'Souza dalam sebuah posting di X , sebelumnya dikenal sebagai Twitter, yang dilihat lebih dari 1 juta kali.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Olahraga
Formula 1: Lewis Hamilton K...
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.