Kanselir Jerman Olaf Scholz dengan Tegas Kritik Trump yang Akan Ambil Alih Greenland dan Kanada
📅 Jumat, 10 Jan 2025, 02:40 WIB | Oleh: Tim Penulis"Saya tak merasa telah terjadi krisis diplomatik. Pantas sekali bagi Amerika Serikat untuk menunjukkan kekhawatiran, dan Kerajaan Denmark harus memahaminya," ucap Rasmussen pada Rabu.
Pernyataan Rasmussen disampaikan untuk merespons ucapan Trump pada Selasa (7/1), yang menolak mengesampingkan kemungkinan pihaknya menggunakan pendekatan militer ataupun ekonomi untuk mengambil alih Greenland maupun Terusan Panama di Amerika Tengah.
Sementara, Rasmussen merespons pernyataan mengenai keinginan Greenland memperkuat status otonomi dengan menyoroti pentingnya menindaklanjuti kekhawatiran AS melalui kerja sama erat dengan Greenland.
"Sebagaimana yang dunia lihat, wajar jika Amerika Serikat mulai mengalihkan perhatiannya ke kawasan Arktik," ucap Menlu Denmark.
Sebaiknya Anda baca juga:
Tak mengherankan apabila Lingkar Arktik yang semakin mencair akibat perubahan iklim menarik perhatian dunia seiring dengan dibukanya jalur pelayaran baru dan rivalitas yang meruncing di kawasan itu, kata Rasmussen.
"Sayangnya, selain mencairnya Arktik, kita juga melihat meruncingnya kompetisi dengan Russia yang menempatkan persenjataannya di daerah itu dan Tiongkok yang semakin tertarik berkecimpung di sana," kata dia.
PM Denmark Mette Frederiksen menegaskan komitmen Denmark mempertahankan status otonomi Greenland. "Pandangan saya maupun pemerintahan saya sangat jelas: Masa depan Greenland ditentukan di Greenland. Greenland adalah miliki rakyatnya," ucap PM Denmark kepada televisi setempat, TV2. Ant/N-3
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!