Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Warga Bersama Pemkab Lebarkan Jalan Alternatif ke Puncak

📅 Kamis, 09 Jan 2025, 03:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Warga Bersama Pemkab Lebarkan Jalan Alternatif ke Puncak Doc: ANTARA/HO-Humas Pemkab Bogor
Ket. Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika saat meninjau pelebaran di jalan alternatif kawasan wisata Puncak, Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (7/1).

BOGOR – Guna mengurangi kemacetan jalan alternatif ke kawasan wisata Puncak, Kabupaten Bogor, mulai dilebarkan. Untuk melebarkan jalan, Pemkab Bogor bekerja sama dengan warga setempat. “Pelebaran ini untuk mengoptimalkan jalan alternatif ke Puncak,” tutur Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor. Ajat Rochmat Jatnika. 

Ajat mengatakan ini saat meninjau pelebaran di MegamendungDia mengucapkan terima kasih kepada masyarakat sekitar jalur alternatif Cikopo yang sudah dengan mandiri melakukan pelebaran jalan. Ini akan membuat akses masyarakat sekitar dan para wisatawan lebih nyaman.

Proses pelebaran dan pengoptimalan jalan alternatif juga melibatkan Pemerintah Kecamatan Megamendung dan seluruh pemerintah desa yang ada di kecamatan tersebut. Ajat juga mengapresiasi Camat Megamendung dan seluruh kepala desa se-Kecamatan Megamendung. Mereka sudah kompak dalam penataan jalan di wilayah Cikopo.

Selain melakukan perbaikan infrastruktur jalan alternatif, Pemerintah Kabupaten Bogor juga sedang melakukan kajian. Tujuannya untuk mewujudkan penataan di setiap persimpangan jalur utama Puncak, terutama di titik-titik penyebab kemacetan.

Penataan ini nantinya dilakukan dengan pembebasan sejumlah lahan di beberapa persimpangan yang berdasarkan hasil kajian perlu dilakukan pelebaran.

Soal Biskita

Kalau Pemkab sibuk melebarkan jalan ke Puncak, lain lagi kerja Pemkot Bogor. Pemkot bersama DPRD Kota Bogormengatakan rapat gabungan dengan Dinas Perhubungan, Perumda Trans Pakuan, dan PT Kodjari. Mereka ingin merumuskan solusi pemberhentian layanan massal BisKita.

Ketua Komisi II DPRD Kota Bogor, Abdul Kadir Hasbi Alatas, usai rapat di Bogor, Rabu, menyimpulkan bahwa dalam masa transisi perlu ada kolaborasi dari semua pihak. Ini demi menjaga pelayanan transportasi bagi masyarakat, terutama pelajar yang selama ini menjadi pelanggan BisKita. Ant/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Jakarta Didorong Jadi Pusat Industri Kopi Nasional, Libatkan 193 Ribu Pelaku Usaha
    Membaca artikel yang sangat komprehensif ini, saya merasa ...
  • Gunung Anak Krakatau Terus Erupsi, Jakarta Kena Sebaran Abu Vulkanik
    Sangat mungkin terjadi erupsi yg lebih besar, kemarin ...
  • Ditentang AS, PBB Adopsi Resolusi 'Koreksi Peta Dunia', Benua Afrika Ternyata 14 Kali Lebih Besar!
    Indonesia lebih besar dari Eropa. Jarak antara Sabang ...
  • Sapi Aceh Dibawa ke Pulau Terluar, Aceh Besar Bidik Ketahanan Pangan
    Kenapa harus ke pulau aceh pengembangan plasma nutfah ...
  • Aturan Insentif Motor Listrik Masih Digodok, Pemerintah Siapkan Rancangan Perpres
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai urgensi payung hukum ...
Nasional
PT KAI Tambah Tiga Perjalan...
Megapolitan
PT Transjakarta Kembali Ope...
Advertisement
Ribuan Warga Surabaya Kena Cleansing, Anggota DPR Pertanyakan Tanggung Jawab Moral BPJS

Ribuan Warga Surabaya Kena Cleansing, Anggota DPR Pertanyakan Tanggung Jawab Moral BPJS

07 Sep 2026
Pilihan Pembaca
# 6
# 6
Wapres Sara Duterte Bayar Uang Jaminan
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.