Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tim Penyelamat Berpacu Selamatkan Korban di Kondisi Suhu Membeku, Gempa Dahsyat di Tibet Selatan Menewaskan 126 Orang

📅 Kamis, 09 Jan 2025, 00:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tim Penyelamat Berpacu Selamatkan Korban di Kondisi Suhu Membeku, Gempa Dahsyat di Tibet Selatan Menewaskan 126 Orang Doc: ANTARA/HO-BMKG
Ket. Peta pusat gempa bumi berkekuatan 7,5 magnitudo dengan episentrum di daratan perbatasan Nepal-Tiongkok dengan analisis ke wilayah Indonesia, Selasa (7/1/2025).

Washington - Jumlah korban tewas akibat gempa bumi berkekuatan 6,8 skala Richter yang mengguncang wilayah Tibet selatan Tiongkok pada Selasa (7/1) meningkat menjadi 126 jiwa, menurut laporan media pemerintah.

Setidaknya 188 orang lainnya terluka, menurut kantor berita Xinhua.

Mereka menambahkan bahwa tim penyelamat menghadapi kondisi suhu yang membeku saat mereka mencari korban selamat di antara reruntuhan.

Seperti diwartakan, gempa bumi telah mengguncang kota Xigaze di Daerah Otonomi Xizang, nama lokal untuk Tibet, pada pukul 9.05 pagi waktu setempat (atau 08.05 WIB) pada kedalaman 10 kilometer.

Para pejabat pemerintah setempat menghubungi berbagai kota untuk menilai dampak gempa, sementara militer Tiongkok telah mengirimkan pesawat nirawak guna menyurvei episentrum gempa.

Video dan gambar yang keluar dari Tibet menunjukkan rumah-rumah yang rusak akibat lumpur akibat gempa sementara petugas penyelamat sedang mencari orang-orang yang terjebak.

Secara terpisah, Survei Geologi Amerika Serikat mencatat besarnya gempa adalah magnitudo 7,1.

Presiden Tiongkok Xi Jinping telah memerintahkan pihak berwenang untuk melakukan upaya penyelamatan yang "menyeluruh" dalam rangka mencari dan menyelamatkan orang-orang yang terjebak.

Tentara Pembebasan Rakyat telah menyiapkan rencana darurat bantuan bencana termasuk transportasi, pesawat medis, helikopter, dan pasukan darat untuk membantu operasi bantuan.

Gempa bumi juga terasa di Nepal, Bhutan, serta India tanpa adanya laporan kerusakan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Saya bingung ojol seperti Grab gojek Maxim itu ...
    Pak presiden jangan percaya lap.bawahan yg ada ojol ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Megapolitan
Tak Main-Main! 13.859 Perso...
Nasional
Demi Upacara HUT ke-81 RI d...
Megapolitan
Jangan Salah Datang! SIM Ke...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Hari Ini Diskon Pertamax Gan, Lumayan Bisa Hemat Rp450 per Liter

Hari Ini Diskon Pertamax Gan, Lumayan Bisa Hemat Rp450 per Liter

17 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.