Di Manakah Letak Amazon Kedua?
📅 Rabu, 08 Jan 2025, 06:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: afp/ GOH CHAI HIN
Hutan Amazon dikenal sebagai penyedia oksigen dan penyerap karbon. Lalu di manakah “Amazon Kedua” yang memiliki kemampuan ekologis tidak kalah hebat?
Foto: afp/ GOH CHAI HIN
Hutan Amazon selama ini dikenal sebagai paru-paru dunia karena menghasilkan banyak oksigen. Selain itu hutan seluas tujuh juta kilometer persegi, walaupun hutannya sendiri seluas 5,5 juta kilometer persegi, merupakan tempat emisi karbon terserap.
Berada di Brasil (dengan 60 persen hutan), Kolombia, Peru, Venezuela, Ekuador, Bolivia, Guyana, Suriname, dan Guyana Prancis. Amazon menghasilkan 30 persen dari seluruh oksigen di Bumi. Hutan ini disebut dapat menyerap 25 persen emisi karbon di dunia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ternyata ada Amazon lain di dunia ini. Tempatnya tersembunyi di bawah ombak kawasan ini menyaingi hutan hujan Amazon dalam hal kekayaan ekologi dan kepentingan global dalam menyerap emisi karbon, yang disebut dengan Segitiga Terumbu Karang (Coral Triangle).
Dunia bawah laut yang tersebar di enam negara di kawasan Pasifik ini merupakan surga bagi berbagai spesies laut, sehingga mendukung kehidupan jutaan orang dan bisnis. Dikenal sebagai Amazon Lautan (Amazon of the Seas), Segitiga Terumbu Karang merupakan rumah bagi keajaiban yang menginspirasi para ilmuwan, penyelam, dan konservasionis serta menghadapi dunia dengan berbagai masalah yang memerlukan perhatiannya.
Harta Karun Global
Sebaiknya Anda baca juga:
Segitiga Terumbu Karang adalah kawasan laut yang luas berada di Indonesia, Malaysia, Filipina, Papua Nugini, Kepulauan Solomon, dan Timor-Leste. Membentang seluas 5,7 juta kilometer persegi, atau setengah dari luas Amerika Serikat.
Kawasan Segitiga Terumbu Karang merupakan rumah bagi 76 persen dari semua jenis karang di dunia. Kawasan ini menyediakan habitat bagi lebih dari 3.000 spesies ikan jauh lebih banyak daripada kawasan laut lainnya.

Foto: afp/ GOH CHAI HIN
“Kawasan ini bukan hanya cagar alam tetapi juga basis penting bagi pendapatan masyarakat. Lebih dari 120 juta orang memperoleh manfaat dari Segitiga Terumbu Karang melalui penangkapan ikan, pariwisata, atau ketahanan pangan,” tulis laman Riazor.org.
Selain kepentingan ekonominya, kawasan ini menyediakan layanan ekologi, seperti pertahanan terhadap gelombang badai, yang membuatnya penting bagi masyarakat pesisir. Namun, lokasinya yang terpencil juga merupakan kerugian, karena sebagian besar pemandangan lautnya yang indah masih belum dipetakan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!