Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

IPSI Jatim: Pencak Silat Berpotensi Bantu Kembangkan Wisata Olahraga

📅 Senin, 06 Jan 2025, 17:26 WIB | Oleh:
IPSI Jatim: Pencak Silat Berpotensi Bantu Kembangkan Wisata Olahraga Doc: ANTARA/Ananto Pradana
Ket. Seorang pesilat cilik saat tampil di salah satu kejuaraan di GOR Ken Arok, Kota Malang, Sabtu (21/12).

MALANG - Ketua Umum Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia (IPSI) Jawa Timur Bambang Haryo Soekartono menyatakan bahwa rencana pemerintah untuk memasukkan pencak silat ke kurikulum pendidikan dinilai mampu membantu berkembangnya wisata olahraga di Indonesia.

"Kalau silat ini bisa diangkat sebagaimana yang sudah dilakukan oleh Pak Fadli Zon sebagai Menteri Kebudayaan menjadi luar biasa untuk (perkembangan) pariwisata olahraga kita yang akan meningkat tajam," kata Bambang Haryo di Kota Malang, Senin.

Bambang Haryo menyatakan untuk mencapai tujuan tersebut, perlu dibarengi langkah regenerasi maupun pembibitan para pesilat muda.

Dia berharap materi silat yang nantinya diajarkan kepada para pelajar di setiap sekolah tak hanya berkutat pada teknik bela diri, tetapi juga filosofi dan sejarah perkembangan olahraga tersebut.

Lebih lanjut, kata dia, dengan memiliki pemahaman tersebut para pesilat muda tidak hanya fokus meraih prestasi, namun juga mampu memperkenalkan lebih jauh pencak silat kepada masyarakat dunia.

"Silat ini merupakan budaya kita sama seperti muaythai dari Thailand yang bisa dikomersialkan dan ditonton banyak orang termasuk turis, silat juga harus bisa," ucapnya.

Selain itu, Bambang Haryo atau yang akrab disapa BHS ini mengatakan, rencana memasukkan silat ke dalam kurikulum pendidikan sudah seharusnya terealisasi, karena menjadi sarana membentuk kecerdasan intelektual maupun emosional anak-anak.

"Selain dua hal itu, pertama anak-anak dapat kesehatan, kedua dapat jalur prestasi, ketiga, membentuk akhlak, keempat, silat itu adalah fungsi pertahanan di masyarakat," tutur pria yang juga anggota DPR RI ini.

Pemerintah pusat, melalui Menteri Kebudayaan Fadli Zon sebelumnya telah menghembuskan wacana akan memasukkan pencak silat di dalam kurikulum pendidikan sekolah.

Langkah tersebut dilakukan guna membentuk karakter dan moral anak-anak muda di Indonesia, serta melestarikan warisan budaya bangsa. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Ekonomi
BNI Private Dinobatkan seba...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.