Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Serang masih menunggu juknis program makan bergizi gratis

📅 Minggu, 05 Jan 2025, 23:30 WIB | Oleh:
Pemkab Serang masih menunggu juknis program makan bergizi gratis Doc: ANTARA/Desi Purnama Sari
Ket. Uji coba makan bergizi gratis di Kota Cilegon, Banten, beberapa waktu lalu.

Serang, 05/1 - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang, Banten masih menunggu petunjuk teknis (juknis) dari pemerintah pusat terkait dengan program makan bergizi gratis (MBG) yang direncanakan Badan Gizi Nasional dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia mulai Senin (6/1).

Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah di Serang, Minggu, mengatakan hingga saat ini Pemkab Serang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) belum memulai program MBG tersebut, lantaran akan ada berbagi anggaran dari beberapa pihak terkait.

"Terkait dengan makan gizi gratis, kita masih menunggu dari pusat secara teknisnya seperti apa," katanya.

Ia menjelaskan ada surat edaran dari pusat yakni Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait anggaran pusat berupa dana alokasi umum (DAU) dan dana alokasi khusus (DAK) masih ditahan. Kemungkinan hal tersebut dilakukan karena ada penyesuaian untuk salah satunya program MBG.

"Dengan jumlah sasaran di Kabupaten Serang mulai dari PAUD, SD, dan SMP yang cukup besar, maka Pemkab Serang perlu duduk bersama dengan pusat seperti apa komposisi anggarannya," katanya.

Tatu menegaskan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Serang pasti akan mengalokasikan untuk MBG. Hanya saja jumlahnya masih menunggu informasi dari pusat karena kebutuhan anggaran tersebut besar.

"Dari provinsi juga menganggarkan, tapi provinsi untuk dibagi ke delapan kabupaten kota jadi kebagian Kabupaten Serang berapa, kita belum tahu komposisinya tim TAPD saat ini belum tahu harus berapa yang dialokasikan,” katanya.

Dengan demikian, Tatu belum bisa memastikan kapan akan dimulai program MBG tersebut.

Ia mengatakan jika Kabupaten Serang harus sendirian menjalankan program tersebut maka tidak akan mampu. Oleh karena itu ada alokasi anggaran dari pusat dan provinsi, serta sumber lainnya yang masih dihitung pusat.

”Saya berharap program MBG dapat melibatkan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Kabupaten Serang. Karena belanja anggaran pemerintah harus menggerakkan ekonomi secara menyeluruh terutama UMKM,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
Karhutla Bromo Memakan Korban Jiwa, Tiga Pahlawan Pemadam Gugur Saat Pertaruhkan Nyawa

Karhutla Bromo Memakan Korban Jiwa, Tiga Pahlawan Pemadam Gugur Saat Pertaruhkan Nyawa

15 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.