Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Banyak Sekali, Terjadi 360 Bencana Ekologis di Sulsel Selama 2024

📅 Minggu, 05 Jan 2025, 05:14 WIB | Oleh: Tim Penulis
Banyak Sekali, Terjadi 360 Bencana Ekologis di Sulsel Selama 2024 Doc: ANTARA/Nur Suhra Wardyah
Ket. Direktur WALHI Sulawesi Selatan Muhammad Al Amin di Makassar.

Makassar - Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Sulawesi Selatan merilis sebanyak 360 kali bencana ekologis telah melanda Sulawesi Selatan selama 2024.

"Melalui catatan akhir tahun 2024, kami menunjukkan terjadi kerusakan lingkungan yang begitu parah, sejak 2024. Terjadi 360 kali peristiwa bencana ekologis di Sulawesi Selatan. 400 ribu jiwa penduduk Sulawesi Selatan menjadi korban kerusakan lingkungan," ungkap Direktur WALHI Sulawesi Selatan Muhammad Al Amin di Makassar, Sabtu.

Amin menyebut lebih dari 1,9 triliun rakyat harus menanggung beban kerugian akibat bencana ekologis yang terjadi.

Agar dampak bencana ekologis tidak semakin meningkat, pihak Walhi berharap para pemimpin terpilih di tingkat provinsi maupun daerah bisa membuka dialog dan berdiskusi bersama masyarakat sipil untuk melahirkan kebijakan yang berkelanjutan bagi Sulawesi Selatan.

Amin mengharapkan pemimpin terpilih segera meninjau ulang kebijakan yang banyak berkontribusi terhadap kerusakan lingkungan. Sebab Sulawesi Selatan adalah rumah bersama yang semua berkewajiban untuk menjaga rumah ini agar menjadi rumah yang nyaman dan layak dihuni oleh siapapun di mana pun dan sampai kapan pun.

"Jadi kami sekali lagi berharap kepada bupati terpilih review dan tinjau ulang kebijakan dan izin-izin yang terbit dan itu berkontribusi terhadap kerusakan lingkungan dan mari buat kebijakan-kebijakan yang progresif," urainya.

Melalui catatan Walhi ini, kata Amin, pihaknya hendak memberikan gambaran dan situasi objektif tentang kondisi ekologi Sulsel serta masukan konstruktif untuk mencegah daerah ini menjadi daerah yang rusak, dan terus dilanda bencana ekologis.

"Semoga catatan akhir tahun ini menjadi informasi dan pesan kuat yang berharga bagi Gubernur Sulsel dan Bupati terpilih tentang pentingnya mewujudkan keadilan ekologi di Sulawesi Selatan, sehingga selama kepemimpinan mereka, lahir kebijakan-kebijakan yang adil dan lestari", kata Al Amin menegaskan.

Muhammad Al Amin mengemukakan bahwa keadilan ekologi bukan hal yang menakutkan, melainkan mimpi bersama.

"Inilah suara orang muda dan suara lingkungan hidup di tanah Sulawesi Selatan. Kita berharap di tahun 2025 jadi tahun yang lebih damai, inklusif, adil, dan lestari," ujar dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Ekonomi
Antrean BBM Jadi Sorotan, G...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.