Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pendapatan PBB-P2 Kota Depok Lewati Target

📅 Sabtu, 04 Jan 2025, 03:30 WIB | Oleh: Tim Penulis

Mengadu

Sementara itu, warga terdampak aktivitas tempat pemrosesan akhir (TPA) liar di Kecamatan Limo, Kota Depok, mengadu ke Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM). Mereka menuntut lingkungan yang bersih dan sehat.

Ketua Forum Warga ­Terdampak TPA Liar Limo, Dodi Ariawanto, menyebut ­aktivitas pembuangan ­sampah tidak terkontrol. Pembakaran sampah di lahan ­terbuka secara masif tanpa izin dibiarkan, tidak ditindak.

TPA liar tersebut ­menimbulkan kerusakan lingkungan dan gangguan kesehatan. Sebeb telah timbulbau, pencemaran sungai, dan asap dari pembakaran sampah. “Kami berharap Komnas HAM dapat membantu menegakkan HAM atas lingkungan yang sehat,” jelas Dodi.

Dia minta Komnas HAM memfasilitasi agar Pemerintah Kota Depok dan pemerintah pusat dapat menjalankan kewajibannya melindungi kesehatan warga.

Menurutnya, warga sudah protes berulang kali sejak tahun 2009. Bahkan Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, sudah mendatangi TPA ilegal tersebut pada tanggal 4 November 2024 untuk disegel dan ­dihentikan. Ant/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK terkait Kasus Dugaan Korupsi di Lingkungan Ditjen Imigrasi

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK terkait Kasus Dugaan Korupsi di Lingkungan Ditjen Imigrasi

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.