Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Teleportasi Kuantum yang 'Mustahil' Kini Tercapai dengan Kabel Internet Umum

📅 Jumat, 03 Jan 2025, 23:24 WIB | Oleh:
Teleportasi Kuantum yang 'Mustahil' Kini Tercapai dengan Kabel Internet Umum Doc: Istimewa

Perkembangan ini menunjukkan bahwa komunikasi kuantum mungkin tidak memerlukan jalur khusus, yang membuka jalan bagi integrasi berbagi data kuantum dan klasik yang lebih mudah dan meluas.

Insinyur Universitas Northwestern baru-baru inu membuat kemajuan luar biasa dalam komputasi dan komunikasi kuantum, mendemonstrasikan teleportasi kuantum melalui kabel serat optik standar yang sudah membawa lalu lintas Internet sehari-hari.

Jalan menuju jaringan kuantum

Berita tersebut berpusat pada gagasan bahwa sinyal kuantum, informasi yang dibawa oleh partikel cahaya halus yang dikenal sebagai foton, dapat bergerak bersama lalu lintas Internet sehari-hari tanpa kehilangan integritasnya.

Dilansir Earth, terobosan yang telah dipublikasikan dalam jurnal Optica ini menunjukkan teleportasi kuantum, sebuah proses di mana keadaan partikel (seperti foton) ditransfer ke partikel lain yang jauh tanpa partikel awal bergerak secara fisik.

Ilmu di balik teleportasi kuantum

Dengan menggunakan foton terjerat, metode ini memungkinkan berbagi data yang aman dan hampir seketika dan membuka jalan bagi jaringan kuantum masa depan.

Tim peneliti berhasil menguji pengaturan yang memungkinkan informasi kuantum mengalir melalui aliran data Internet reguler yang ramai tanpa gangguan.

Pencapaian ini mengatasi salah satu rintangan terbesar dalam menjadikan jaringan kuantum kenyataan praktis.

Prem Kumar, yang mengawasi penelitian tersebut, adalah seorang profesor teknik listrik dan komputer di Sekolah Teknik McCormick , Northwestern .

Ia dikenal atas kontribusinya pada komunikasi kuantum dan menjabat sebagai direktur Pusat Komunikasi dan Komputasi Fotonik.

Dalam karya terbaru mereka, Kumar dan para kolaboratornya memperkenalkan cara berpikir baru tentang sinyal kuantum bersama dengan rekan-rekan klasik mereka.

Keterikatan dalam komunikasi kuantum

Teleportasi kuantum menonjol karena menggunakan keterikatan sebagai cara untuk bertukar informasi tanpa secara fisik mengirimkan materi melintasi jarak tertentu. Konsep ini ditelusuri kembali ke Einstein, Podolsky , dan Rosen pada tahun 1935.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Aldila Tak Mampu Menerobos Semifinal WTA Ningbo

22 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Aldila Tak Mampu Menerobos ...

El Clasico Jadi Laga Superman Kontra Batman

29 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
El Clasico Jadi Laga Superm...

Perlu Diperbanyak Kontes Film Pendek Guna Dorong Kreativitas

37 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Perlu Diperbanyak Kontes Fi...
Daerah
Bantul Raih TPAKD Award 202...
Megapolitan
Jakarta Kota Sinema Makin K...
Megapolitan
Usaha Pembangunan Jaya Jika...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.