Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Melejit Pesat Penelian Antariksa, India Meluncurkan Misi Dok Luar Angkasa Pertamanya

📅 Kamis, 02 Jan 2025, 01:00 WIB | Oleh:
Melejit Pesat Penelian Antariksa, India Meluncurkan Misi Dok Luar Angkasa Pertamanya Doc: ANTARA/Xinhua/Zhang Xiaoyu
Ket. Misi Eksperimen Docking Luar Angkasa (SpaDeX) lepas landas dari Pusat Luar Angkasa Satish Dhawan pada Senin (30/12) dengan menumpang roket PSLV milik Organisasi Penelitian Luar Angkasa India.

BENGALURU – India pada hari Senin (30/12), meluncurkan misi dok luar angkasa pertamanya, menggunakan roket buatan dalam negeri, dalam upaya menjadi negara keempat yang mencapai prestasi teknologi canggih tersebut.

Dikutip dari The Straits Times, misi tersebut, yang disebut Eksperimen Docking Luar Angkasa atau SpaDeX, lepas landas dari Pusat Luar Angkasa Satish Dhawan di negara bagian Andhra Pradesh pada pukul 16.30 GMT dengan menumpang roket Polar Satellite Launch Vehicle (PSLV) milik Indian Space Research Organisation (Isro).

Setelah sekitar 15 menit, direktur misi menyebut peluncuran berhasil ketika pesawat antariksa mencapai ketinggian sekitar 470 kilometer.

Misi ini dipandang penting bagi usaha luar angkasa di masa depan, termasuk servis satelit dan pengoperasian stasiun luar angkasa yang direncanakan negara tersebut.

Teknologi dok di luar angkasa sangat penting ketika beberapa peluncuran roket diperlukan untuk mencapai tujuan misi bersama.

Misi India melibatkan pengerahan dua wahana antariksa kecil, yang masing-masing berbobot sekitar 220 kilogram, ke orbit melingkar sepanjang 470 km.

Misi ini juga akan menunjukkan transfer daya listrik antara wahana antariksa yang sedang berlabuh, kemampuan yang vital untuk aplikasi seperti robotika di luar angkasa, kontrol wahana antariksa komposit, dan operasi muatan setelah lepas dari dok.

Pemantauan Radiasi

Setiap satelit membawa muatan canggih, termasuk sistem pencitraan dan perangkat pemantauan radiasi yang dirancang untuk mengukur tingkat radiasi elektron dan proton di luar angkasa, menyediakan data penting untuk misi penerbangan luar angkasa manusia di masa depan.

Ketua Isro, S.Somanath mengatakan pengujian sesungguhnya terhadap teknologi dok dapat dilakukan dalam waktu sekitar seminggu dan mengindikasikan tanggal nominal sekitar 7 Januari. "Roket tersebut telah menempatkan satelit pada orbit yang tepat," katanya.

Demonstrasi yang berhasil akan menempatkan India di samping Amerika Serikat, Russia, dan Tiongkok sebagai satu-satunya negara yang telah mengembangkan dan menguji kemampuan ini.

Untuk pertama kalinya di India, roket dan satelit tersebut diintegrasikan dan diuji di sebuah perusahaan swasta bernama Ananth Technologies, bukan di badan pemerintah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Ariana Grande Beri Hibah Bantuan Anak-Anak Gaza

30 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Rona
Ariana Grande Beri Hibah Ba...
Luar Negeri
Tiongkok Merebut Gelar Supe...
Rona
Bernadya Rilis Album Kedua ...
Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 6
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 6
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.