Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

2024, Pendapatan Premi Bruto PertaLife Insurance Capai Rekor Tertinggi

📅 Senin, 27 Jan 2025, 11:02 WIB | Oleh:
2024, Pendapatan Premi Bruto PertaLife Insurance Capai Rekor Tertinggi Doc: Budi
Ket. Direktur Utama PertaLife Insurance, Hanindio W. Hadi (kiri) dan Direktur Pemasaran, Martino Faishal Saudi serta Direktur Keuangan dan Investasi , Sigit Panilih dalam Media Gathering di Bogor, akhir pekan lalu

BOGOR- PT Perta Life Insurance (PertaLife Insurance) mencatat kinerja keuangan yang positif pada 2024. Hal itu terlihat pada pertumbuhan pendapatan dan laba bersih yang melampaui Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2024 yang dicanangkan pada awal tahun.

Berdasarkan data keuangan unaudited per 31 Desember 2024, perusahaan berhasil membukukan premi bruto tertinggi sepanjang sejarah, mencapai 1,252 triliun rupiah atau lebih tinggi 15,16 persen dari target RKAP sebesar 1,087 triliun rupiah.

Direktur Utama PertaLife Insurance, Hanindio W. Hadi dalam Media Gathering bertajuk “Synergy: We are stronger together” yang berlangsung di Bogor, akhir pekan lalu mengatakan performa yang positif itu tercapai keberhasilan menerapkan strategi bisnis yang berorientasi pada penguatan layanan kepada nasabah, diversifikasi produk, serta optimalisasi saluran distribusi.

“Kepercayaan yang semakin meningkat dari para pemegang polis juga menjadi faktor utama dalam pencapaian ini, sekaligus menunjukkan bahwa produk-produk PertaLife Insurance semakin relevan dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” Hanindio.

RKAP jelasnya mencerminkan target strategis berdasarkan faktor internal dan eksternal yang telah dipertimbangkan. Evaluasi berbasis RKAP memungkinkan perusahaan menilai efektivitas strategi, mengidentifikasi tantangan, serta memastikan pencapaian sesuai rencana.

“Pendekatan ini memberikan transparansi lebih baik kepada pemangku kepentingan dan membantu perusahaan beradaptasi untuk pertumbuhan berkelanjutan,” kata Hanindio.

Direktur Keuangan dan Investasi PertaLife Insurance, Sigit Panilih dalam kesempatan yang sama mengatakan selain pertumbuhan premi bruto, PertaLife Insurance juga mencatatkan peningkatan laba setelah pajak sebesar 82,85 miliar rupiah atau tumbuh 8,85 persen dibandingkan target RKAP sebesar 76,11 miliar rupiah. 

“Pendapatan investasi turut menunjukkan pertumbuhan positif dengan capaian 142,69 miliar rupiah atau meningkat 13,84 persen dari target RKAP 2024 sebesar 125,34 miliar rupiah,” kata Sigit.

Dari sisi tingkat solvabilitas, PertaLife Insurance berhasil meningkatkan Risk Based Capital (RBC) menjadi 347,90 persen, jauh di atas ketentuan minimum yang disyaratkan regulator, yaitu 120 persen. 

“Hal ini mencerminkan kondisi keuangan yang sehat serta kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka panjangnya,” kata Sigit. 

Semakin Efisien

Kinerja positif PertaLife Insurance juga didukung oleh efisiensi operasional yang semakin baik. Rasio biaya terhadap premi bruto yang berhasil ditekan menjadi 12,34 persen pada tahun 2024, menunjukkan peningkatan efisiensi dibandingkan RKAP 2024 sebesar 13,57 persen.

Pencapaian itu papar Hanindio mencerminkan keberhasilan perusahaan dalam mengelola biaya operasional secara efektif, sekaligus mempertahankan kualitas layanan yang optimal bagi nasabah.

Dia menyatakan bahwa pencapaian yang diraih merupakan hasil dari komitmen perusahaan memberikan layanan terbaik kepada nasabah serta penerapan strategi bisnis yang tepat. Ia menegaskan bahwa pihaknya akan terus berinovasi dalam pengembangan produk, memperluas jangkauan layanan, dan meningkatkan efisiensi operasional guna mempertahankan pertumbuhan positif di tahun-tahun mendatang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
  • Indonesia Kantongi 5 Medali Asian Games
    persaingan ketat, mungkinkah kontingen Indonesia bisa masuk 3 ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Megapolitan
Cari SIM Keliling di Jakart...
Megapolitan
Bikin Urusan Pajak Lebih Pr...

Harga Cabai Rawit Rp95.000/Kg, Telur Ayam Rp30.000/Kg

56 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp95.000/...
Advertisement
Luke Vickery Hingga Maarten Paes Tiba di Jakarta, Skuad Mewah John Herdman Siap Mengguncang FIFA ASEAN Cup 2026

Luke Vickery Hingga Maarten Paes Tiba di Jakarta, Skuad Mewah John Herdman Siap Mengguncang FIFA ASEAN Cup 2026

21 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.