Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tangerang Cermati Tanggal Kedaluwarsa Bahan Bansos

📅 Selasa, 31 Des 2024, 03:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tangerang Cermati Tanggal Kedaluwarsa Bahan Bansos Doc: ANTARA/HO-Dinsos Kota Tangerang
Ket. Kepala Dinas Sosial Kota Tangerang Mulyani melakukan pemeriksaan bantuan logistik bencana.

TANGERANG - Para penerima bantuan sosial (bansos) sering mendapat produk yang sudah tidak bagus atau kedaluwarsa. Untuk menghindari kasus seperti ini, Dinas Sosial Kota Tangerang, Banten, melakukan pemeriksaan atau pengecekan secara berkala makanan atau produk yang digunakan untuk bantuan sosial, termasuk kebencanaan.

“Kondisi makanan atau produk yang memiliki masa kedaluwarsa rutin kami cek agar kualitasnya tetap maksimal saat dibutuhkan. Kami juga akan menambah logistik tersebut apabila nantinya dibutuhkan,” kata Kepala Dinas Sosial Kota Tangerang Mulyani, Senin.

Mulyani mengatakan bantuan logistik untuk bencana disimpan di ruangan yang disiapkan secara khusus dengan pendingin untuk menjaga kualitas makanan. Bantuan makanan tersebut meliputi mi instan, sarden, beras, serta makanan dan susu bayi. Selain itu, ada juga tenda, kasur, karpet, dan kebutuhan lansia.

Menurut dia, bantuan logistik tersebut berasal dari APBD Kota Tangerang. Ada juga bantuan dari pemerintah pusat serta Provinsi Banten. Dari pemantauan yang telah dilakukan, kebutuhan bantuan logistik bencana dalam kondisi aman.

“Pemkot Tangerang telah menyiapkan bantuan logistik baik makanan maupun kebutuhan lainnya untuk keperluan sehari-hari masyarakat apabila terjadi bencana,” katanya. Sebelumnya, Penjabat (Pj) Wali Kota Tangerang Nurdin secara resmi menetapkan status siaga darurat bencana hidrometeorologi sebagai langkah mitigasi dini menyambut siklus lima tahunan puncak musim hujan.

“Hasil kaji cepat yang dilakukan di Kota Tangerang bahwa potensi terjadinya bencana hidrometeorologi seperti banjir sangat tinggi tidak hanya akibat hujan lokal tetapi juga kiriman dari wilayah sekitar apabilahujan tinggi,” kata Nurdin

Dia juga menyatakan penetapan status ini sebagai tindak lanjut hasil rakor tingkat menteri bersama Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno. Oleh karena itu, untuk memaksimalkan kesiapsiagaan dan potensi-potensi, maka Pemkot Tangerang mnetapkan status siaga darurat bencana hidrometeorologi.

Nurdin menambahkan bahwa dengan meningkatnya tingkat kesiapsiagaan dan kewaspadaan terhadap bencana tersebut maka langkah-langkah antisipasi dan mitigasi akan menjadi lebih optimal.

Misalnya, pembentukan posko gabungan, persiapan seperti pengadaan sarana dan prasarana serta personel di lokasi-lokasi dan titik yang rawan banjir. Ant/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mentan Amran: Stok Beras NTT 39 Ribu Ton, Lahan Rusak Akibat Gempa Akan Diganti
    Preview komentar:
    Semoga dapat membantu dan meringankan beban saudara kita ...
    Luar biasa pak mentan dengan kepeduliannya dan gerak ...
  • Tumbuh Kuat, BI Sebut Industri Pengolahan dan Perdagangan Jadi Penopang Ekonomi Jateng
    Preview komentar:
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai ketangguhan ekonomi Jateng; ...
  • BUMN Tak Cukup Andalkan Aset, Menperin Minta Perkuat Hilirisasi dan Rantai Pasok Industri
    Preview komentar:
    Pernyataan Bapak Agus Gumiwang yang menggarisbawahi urgensi penguatan ...
Kepolisian Resor Kotawaringin Barat Akan Menindak Tegas Pelaku Pembakaran Hutan dan Lahan

Kepolisian Resor Kotawaringin Barat Akan Menindak Tegas Pelaku Pembakaran Hutan dan Lahan

21 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.