Ini Penyebab Kebakaran yang Tewaskan 2 Lansia di Senen
📅 Senin, 30 Des 2024, 08:43 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/HO-Sudin Gulkarmat Jakpus
JAKARTA - Kebakaran rumah di Jalan Letjen Suprapto, Bungur, Senen, Jakarta Pusat, yang mengakibatkan dua orang meninggal dunia diduga akibat arus pendek listrik (korsleting).
"Kebakaran bangunan rumah yang terjadi di Jalan Letjen Suprapto RT 001/009, Kelurahan Bungur, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, diduga akibat korsleting listrik," kata Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Pusat Asril Rizal saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin (30/12).
Asril menyebutkan, kebakaran diketahui saat pemilik warteg bernama Agus hendak masak di dapur dan melihat adanya percikan api.
"Saat ingin masak di dapur warteg pemilik warteg Pak Agus melihat percikan api. Pemilik langsung keluar meminta bantuan ke Pak RT saat kembali api sudah membesar," ujar Asril.
Informasi kebakaran diterima Suku Dinas (Sudin) Gulkarmat dari petugas Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) Sektor Senen pukul 04.23 WIB.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pihaknya mengerahkan 20 unit pemadam kebakaran dengan 100 personel untuk memadamkan api. Para petugas pemadam yang dikerahkan mulai tiba di lokasi pukul 04.28 WIB.
Lalu petugas mulai beroperasi pukul 04.29 WIB. Api dilokalisir pukul 05.04 WIB, masuk dalam proses pendinginan sejak 05.19 WIB. Api berhasil dipadamkan pukul 07.30 WIB.
"Selesai dipadamkan pukul 07.30 WIB. Hambatan dalam pemadaman api, yakni sumber air yang jauh," ujar Asril.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selain itu, kebakaran mengakibatkan kerugian tiga bangunan rumah dengan luas area 10x22 meter persegi (m2). Sebanyak tiga KK terdampak dengan jumlah delapan jiwa.
Kebakaran juga mengakibatkan dua orang lanjut usia (lansia) meninggal dunia, yakni Tjhin Bie Tjhan (70) yang ditemukan di lantai dasar dan Tjong Lili (68) ditemukan di lantai satu.
"Dua orang terjebak di dalam Tempat Kejadian Perkara (TKP). Korban terjebak telah ditemukan petugas pemadam kebakaran (damkar) dalam kondisi meninggal dunia," katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!