Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kabar Duka, Tim SAR Gabungan Evakuasi Anak Hanyut di Sungai Ciliwung Bogor dalam Kondisi Meninggal

📅 Minggu, 29 Des 2024, 04:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kabar Duka, Tim SAR Gabungan Evakuasi Anak Hanyut di Sungai Ciliwung Bogor dalam Kondisi Meninggal Doc: ANTARA/HO-BPBD Kota Bogor
Ket. Tim SAR gabungan saat mengevakuasi anak hanyut di Sungai Ciliwung, Kota Bogor.

Kota Bogor - Tim SAR gabungan menemukan dan mengevakuasi seorang anak laki-laki bernama Faisal (13 tahun) yang sempat dilaporkan hanyut di Sungai Ciliwung, Kelurahan Sukasari, Kota Bogor, Jawa Barat dalam kondisi sudah tidak bernyawa.

“Alhamdulillah sudah ketemu pukul 15.26 WIB,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor Hidayatulloh di Kota Bogor, Sabtu.

Hidayatulloh menjelaskan, korban ditemukan mengambang dengan jarak sekitar 500 meter dari lokasi awal hanyut. Petugas menduga tubuh korban tersangkut di dasar sungai.

“Korban ditemukan mengambang setelah dilakukan pencarian penyelaman, kemungkinan indikasinya korban itu tersangkut di Situ Leuwi yang memang hari ini kita maksimalkan pencarian,” jelasnya.

Ia mengatakan, jasad korban telah dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan. Di samping itu, BPBD Kota Bogor juga mengimbau kepada para orang tua untuk mengawasi anak-anaknya.

“Imbauan berulang kali pertama pengawasan melekat kepada anak untuk tidak pernah lagi bermain, berenang di sungai, maupun di daerah yang kita ketahui menimbulkan bencana,” ucapnya.

Sebelumnya, diberitakan Tim SAR gabungan BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Bogor, serta unsur relawan lainnya tengah berupaya melakukan pencarian terhadap anak laki-laki bernama Faisal (13 tahun), yang hanyut di aliran Sungai Ciliwung, Kelurahan Sukasari, Kota Bogor pada Kamis (28/12/2024) siang.

Hidayatulloh menjelaskan, sebelum kejadian korban diketahui sedang berenang di aliran Sungai Ciliwung bersama teman-temannya. Saat hendak menyeberang aliran sungai, korban tidak sanggup berenang karena derasnya aliran air sungai.

“Korban sempat berusaha ditolong oleh teman-temannya namun tidak berhasil sehingga korban terbawa arus aliran air sungai Ciliwung,” jelasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

30 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

39 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.