Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Logistik dan Kesiapan 133 Kardinal Jelang Konklaf Pemilihan Paus 2025 di Roma

📅 Selasa, 06 Mei 2025, 14:32 WIB | Oleh:
Logistik dan Kesiapan 133 Kardinal Jelang Konklaf Pemilihan Paus 2025 di Roma Doc: BeritaSatu/yds
Ket. 133 kardinal sudah berada di Vatikan untuk Konklaf 2025.

ROMA – Sebanyak 133 kardinal pemilih telah berkumpul di Vatikan untuk mengikuti konklaf 2025, proses bersejarah pemilihan Paus baru pengganti Paus Fransiskus yang dimulai hari ini, 7 Mei 2025, di Kapel Sistina.

Persiapan para kardinal ini melibatkan serangkaian pengaturan logistik dan kesiapan mental serta spiritual yang ketat.

Para kardinal yang datang dari 71 negara ini kini tinggal di Casa Santa Marta, sebuah tempat tinggal resmi di Vatikan. Persiapan penting terkait akomodasi mereka telah dirampungkan.

"Proses pengundian untuk pembagian kamar bagi para kardinal telah selesai," ujar Kardinal Kevin Farrell, yang untuk sementara memimpin Vatikan. Ini merupakan langkah awal memastikan semua peserta Konklaf telah menempati tempat tinggal mereka selama proses berlangsung.

Juru bicara Vatikan, Matteo Bruni, menjelaskan detail pengaturan pergerakan para kardinal demi menjaga kerahasiaan dan kekhidmatan Konklaf.

"Selama konklaf 2025, para kardinal dapat berpindah dari Santa Marta ke Kapel Sistina dengan berjalan kaki melalui jalur khusus yang dijaga ketat," kata Bruni. Hal ini memastikan isolasi mereka dari dunia luar selama masa pemilihan.

Selain kesiapan logistik, para kardinal juga mempersiapkan diri untuk mengikuti prosedur pemungutan suara yang rahasia dan ketat. Setiap kardinal akan mengucapkan sumpah kerahasiaan sebelum memberikan suara. Mereka akan melakukan pemungutan suara beberapa kali sehari hingga tercapai mayoritas dua pertiga suara untuk satu calon.

Semua persiapan ini vital demi kelancaran dan kerahasiaan proses pemilihan pemimpin spiritual bagi miliaran umat Katolik sedunia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.