Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Semoga Tidak Timbulkan Bencana, BMKG Ingatkan Warga NTT Waspada Hujan Lebat dan Petir Disertai Angin

📅 Sabtu, 28 Des 2024, 23:12 WIB | Oleh: Tim Penulis
Semoga Tidak Timbulkan Bencana, BMKG Ingatkan Warga NTT Waspada Hujan Lebat dan Petir Disertai Angin Doc: ANTARA/HO-BMKG
Ket. Peringatan dini cuaca di NTT.

Kupang - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat di Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk mewaspadai hujan lebat serta petir dan angin kencang yang terjadi di provinsi itu mulai Sabtu hingga Senin (30/12).

“Wilayah NTT berpotensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang berdurasi singkat,” kata Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang Sti Nenotek di Kupang, Sabtu.

Dia mengatakan bahwa aktifnya angin monsun asia dan adanya seruak dingin (cold surger) ditambah adanya belokan angin dan siklulasi siklonik di Barat Daya NTT menjadi penyebab hujan lebat disertai petir dan potensi angin kencang di wilayah tersebut.

Wilayah NTT, ujar dia, saat ini memasuki awal musim hujan, sehingga tidak heran hujan masih terus terjadi di provinsi tersebut, khususnya di Kupang.

BMKG, lanjut Sti, telah mengeluarkan peringatan dini cuaca di wilayah NTT untuk tiga hari ke depan, 28-30 Desember 2024.

Selama tiga hari ke depan beberapa wilayah di NTT berpotensi hujan sedang-lebat disertai petir dan angin kencang berdurasi singkat

Pada Sabtu, wilayah-wilayah yang berpotensi hujan lebat disertai angin terjadi di Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Timor Tengah Utara (TTU), Timor Tengah Selatan (TTS), Belu, Malaka, Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, Nagekeo, Ende, Sikka, Alor, Sumba Barat, Sumba Barat Daya, Sumba Tengah, dan Sumba Timur.

Kemudian, pada Minggu (29/12) wilayah-wilayah yang berpotensi hujan dan angin disertai petir terjadi di Kota Kupang, Kabupaten Kupang, TTU, TTS, Belu, Malaka, Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, Nagekeo, Ende, Sikka, Lembata, Alor, Sumba Barat, Sumba Tengah, dan Sumba Timur.

Pada Senin (30/12) potensi hujan disertai angin kencang dan petir dapat terjadi di Kabupaten Kupang, TTU, TTS, Belu, Malaka, Manggarai Timur, Ngada, Nagekeo, Ende, Sikka, Alor, Sumba Barat, Sumba Tengah, dan Sumba Timur.

Untuk itu, Sti mengimbau agar masyarakat tetap waspada, karena potensi dampak hujan ini dapat menyebabkan bencana hidrometeorologi, seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, pohon tumbang, jalan licin, berkurangnya jarak pandang, rusaknya atap bangunan, dan fasilitas umum lainnya.

“Khusus daerah bertopografi curam, bergunung, serta tebing, patut waspada akan potensi longsor dan banjir bandang saat terjadi hujan dengan durasi panjang,” kata Sti.

Sampai berita ini diturunkan pada pukul 17.06 WITA hujan serta angin kencang terjadi di wilayah Kota Kupang dan sekitarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
Ekonomi
BBNI dan Rombongan Himbara ...
Luar Negeri
Inggris Impor Air dari Norw...
Advertisement
Seluruh Penumpang KMP Batumandi Berhasil Dievakuasi

Seluruh Penumpang KMP Batumandi Berhasil Dievakuasi

20 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.