Penyaluran Bantuan Air Bersih ke Desa Terdampak Kekeringan di Sumenep
📅 Selasa, 20 Okt 2026, 22:28 WIB | Oleh: Tim PenulisSumenep - Nahdlatul Ulama (NU) Sumenep, Jawa Timur menyalurkan bantuan air bersih ke sejumlah desa terdampak kekeringan di wilayah itu, menyusul kian meluaskan kekeringan pada musim kemarau ini.
Bantuan air bersih oleh organisasi ini hasil kerja sama dengan Lembaga Amil Zakat Infak dan Sedekah Nahdlatul Ulama (Lazisnu).
"Untuk bantuan kali ini kami menyediakan sebanyak 20 ribu liter air," kata Juru Bicara Kegiatan Bakti Sosial NU dari Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Kecamatan Kota Sumenep Mohammad Lamri di Sumenep, Selasa.
Bantuan dari lembaga ini disalurkan pada dua desa yang mengalami kekeringan parah, yakni Desa Montorna dan Desa Prancak, Kecamatan Pasongsongan.
Dia menjelaskan penyaluran bantuan itu bentuk kepedulian sosial, sekaligus respons terhadap kebutuhan masyarakat yang terdampak krisis air bersih.
"Intinya, kegiatan ini merupakan bentuk tanggap kemanusiaan kami untuk membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang mengalami krisis air bersih. Ini adalah komitmen NU untuk selalu hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan," ujar Lamri.
Desa Prancak dan Desa Montorna ini desa terdampak kekeringan dan kekurangan air bersih di Kabupaten Sumenep pada musim kemarau kali ini.
Menurut data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumenep, jumlah desa terdampak kekeringan pada musim kemarau kali ini 70 desa, tersebar di sembilan kecamatan.
Jumlah jiwa terdampak dilaporkan 271.017 jiwa.
"Jumlah desa yang mengalami kekeringan ini bertambah dibanding dua bulan lalu," kata Kepala BPBD Kabupaten Sumenep Kamiludin.
Pada Agustus 2026, jumlah desa terdampak kekeringan di Sumenep 62 desa, namun hingga 19 Oktober 2026 bertambah delapan desa sehingga total desa terdampak kekeringan menjadi 70 desa.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!