Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penelitian Ungkap Pekerjaan Tertentu Kurangi Risiko Kematian Akibat Alzheimer

📅 Minggu, 22 Des 2024, 19:00 WIB | Oleh:
Penelitian Ungkap Pekerjaan Tertentu Kurangi Risiko Kematian Akibat Alzheimer Doc: Mirror

Para peneliti dalam studi terbaru mengungkapkan bahwa orang-orang yang memiliki pekerjaan tertentu memiliki risiko kematian yang lebih rendah akibat Alzheimer, penyakit yang melemahkan daya ingat. Ternyata profesi yang membutuhkan navigasi yang konstan, seperti pengemudi taksi dan ambulans, mungkin berada pada posisi yang diuntungkan karena sebuah studi baru-baru ini menemukan bahwa para pekerja ini memiliki risiko kematian yang lebih rendah akibat penyakit Alzheimer.

Untuk memahami efek perlindungan dari pekerjaan tertentu terhadap Alzheimer, para peneliti meneliti hampir 9 juta orang dari 443 profesi yang meninggal antara tahun 2020 dan 2022. Dari kelompok penelitian ini, sekitar 3,88% atau 348.000 nyawa hilang karena penyakit Alzheimer. Namun, para peneliti mencatat bahwa hanya 1,03% pengemudi taksi dan 0,74% pengemudi ambulans yang meninggal akibat penyakit ini. Hasil penelitian ini telah dipublikasikan di BMJ.

Salah satu penjelasan yang mungkin untuk temuan ini adalah bahwa pekerjaan seperti mengemudi membutuhkan pemikiran spasial dan navigasi secara real-time. Hal ini dapat menyebabkan perubahan pada otak, terutama di area seperti hippocampus, yang dapat membantu menurunkan risiko penyakit Alzheimer.

Namun, para peneliti mengingatkan bahwa temuan ini berasal dari studi observasional, yang berarti mereka tidak dapat menginterpretasikan hubungan sebab akibat langsung antara pekerjaan tertentu dengan penurunan risiko penyakit Alzheimer atau perubahan neurologis pada hipokampus.

“Kami melihat temuan ini bukan sebagai kesimpulan, tetapi sebagai hipotesis. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menyimpulkan secara definitif apakah pekerjaan kognitif spasial yang diperlukan untuk pekerjaan-pekerjaan ini memengaruhi risiko kematian akibat penyakit Alzheimer dan apakah aktivitas kognitif apa pun dapat berpotensi sebagai pencegahan,” tulis para peneliti, dikutip dari Medical Daily, Kamis (19/12). 

Tara Spires-Jones, Direktur Centre for Discovery Brain Sciences di University of Edinburgh dan Presiden British Neuroscience Association, meyakini bahwa penelitian ini menambah bukti yang semakin banyak bahwa membangun ketahanan otak dapat membantu mengurangi risiko penyakit Alzheimer. Namun, ia memperingatkan bahwa tidak mungkin untuk menyimpulkan secara pasti dari jenis data ini bahwa pekerjaan-pekerjaan ini melindungi dari Alzheimer.

“Ada kemungkinan bahwa orang yang berisiko lebih tinggi terkena Alzheimer mungkin tidak memilih pekerjaan mengemudi yang membutuhkan daya ingat yang intensif, yang disebut sebagai ‘bias seleksi’,” katanya. 

“Selain itu, usia rata-rata saat meninggal untuk pengemudi taksi dan ambulans adalah 64-67 tahun, dibandingkan dengan 74 tahun untuk pekerjaan lain. Karena Alzheimer biasanya berkembang setelah usia 65 tahun, ada kemungkinan para pengemudi ini akan terkena penyakit ini jika mereka hidup lebih lama,” tambahnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Olahraga
Liverpool Gagal Menang di A...
Luar Negeri
Selamat Datang di Festival ...
Daerah
Kebakaran Kawah Ijen Sudah ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.