Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pesona Keindahan Bahari Mandeh di Sumatera Barat

📅 Sabtu, 21 Des 2024, 06:10 WIB | Oleh:
Pesona Keindahan Bahari Mandeh di Sumatera Barat Doc: ANTARA/Iggoy el Fitra

Dari sebuah kawasan yang terisolasi, Mandeh saat ini menjelma menjadi destinasi favorit bagi masyarakat Sumatera Barat. Dengan pulau-pulau kecilnya yang indah, kawasan ini sering disebut-sebut sebagai “Raja Ampatnya Sumatera Barat”.

Berada di Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan, kawasan Mandeh berupa sebuah wilayah yang cukup kompleks, berupa kawasan pesisir dengan banyak bukit, teluk dengan banyak pantai, dan pulau-pulau kecil di seberangnya.

Luas kawasan ini berada di 7 desa dari 3 nagari yang penduduknya bekerja sebagai nelayan, beternak dan bertani. Dengan luas mencapai 18.000 hektare menjadikan kawasan wisata yang tidak habis dinikmati dalam satu hari saja.

1734709654_f64e8074fad41c23f98f.jpg

Foto : Istimewa

Pantai dan pulau-pulau kecilnya menawarkan keindahan ketika dijelajahi. Sedangkan dari puncak-puncak bukit yang ada di atas pantai menawarkan pemandangan 360 derajat berupa pemandangan laut dengan pulau-pulau kecil yang diapit oleh teluk.

Pemandangan tersebut dapat dilihat spot jalan yang disebut dengan Panorama Mandeh, Kelok Mandeh, dan Warung Wisata Mandeh. Tempat melihat pemandangan ini berada di jalan untuk menuju kawasan percabangan dari jalur lintas Sumatera Barat. 

Jarak Mandeh dengan Kota Padang sendiri mencapai 53,6 kilometer dengan waktu tempuh 1 jam 49 menit melewati Jalan Lintas Barat Sumatera atau juga Jalan Padang – Bengkulu atau Jalan Raya Padang – Painan.

Kawasan wisata bahari Mandeh dalam bahasa Minangkabau beradai ibu karena pulau yang terletak di Teluk Carocok Tarusan ini dianggap sebagai induk oleh masyarakat setempat. Selain pulau utama ini terdapat pulau lainnya yaitu Tarajun, Sironjong Besar dan Sironjong Kecil, Setan Kecil, Pulau Merak, dan Pulau Cubadak.

1734709814_5069ba1fbb354f967948.jpg

Foto: ANTARA/Miko Elfisha

Pulau-pulau ini berada di Teluk Carocok Tarusan dan terbentengi oleh Pulau Cubadak di sebelah barat. Kondisi ini membuat ombak di kawasan tersebut cukup tenang karena telah terhalangi oleh kedua penghalang alami itu.

Wisata Mandeh sebelum tahun 2016 belum banyak dikenal. Ketika pemerintah mulai menggiatkan visa Bali Baru sekaligus Wonderful Indonesia pada tahun itu, kawasan yang belum dilirik ini mulai dikembangkan.

Pulau yang semula terisoloasi mulai dibuka dengan membangun jalan dari awah Kota Padang menuju kabupaten tersebut. Berbagai potensi yang dimiliki seperti aktivitas seperti snorkeling, menyelam, terjun payung, kemah, maupun memancing.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bos Perusahaan AI Dunia Ingin Perlambat Pengembangan, Persaingan AS-Tiongkok Jadi Hambatan
    Sangat disayangkan melihat bagaimana niat baik untuk mengkaji ...
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar

Harga Cabai Rawit Rp85.500/Kg, Telur Ayam Rp28.350/Kg

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp85.500/...
Advertisement
Klasemen Liga Spanyol: Barcelona Masih di Puncak, Madrid Naik ke Posisi Kedua

Klasemen Liga Spanyol: Barcelona Masih di Puncak, Madrid Naik ke Posisi Kedua

14 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.