Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sepanjang 2024, Komnas HAM Temukan 113 Pelanggaran HAM di Papua

📅 Kamis, 19 Des 2024, 01:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sepanjang 2024, Komnas HAM Temukan 113 Pelanggaran HAM di Papua Doc: ANTARA/Fath Putra Mulya
Ket. Ketua Komnas HAM Atnike Nova Sigiro menyampaikan paparan saat taklimat pers bertajuk “Catatan Komnas HAM: Situasi HAM di Papua 2024” di Kantor Komnas HAM RI, Jakarta, Rabu (18/12).

JAKARTA - Hasil pemantauan media, baik media nasional dan lokal, yang dilakukan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menemukan bahwa sebanyak 113 peristiwa HAM terjadi di Papua pada periode Januari hingga Desember 2024.

“Ini data sampai dengan 16 Desember, ditemukan 113 peristiwa HAM, 85 kasus di antaranya berdimensi konflik bersenjata dan kekerasan,” kata Ketua Komnas HAM Atnike Nova Sigiro saat taklimat pers bertajuk Catatan Komnas HAM: Situasi HAM di Papua 2024 di Jakarta, Rabu (18/12).

Dari potret peristiwa kekerasan dan konflik bersenjata, Komnas HAM menemukan sejumlah tipologi tindakan. Atnike menjabarkan, terdapat 24 peristiwa kontak tembak, empat peristiwa penyisiran, dan 23 peristiwa serangan kelompok sipil bersenjata (KSB) terhadap aparat.

Di samping itu, terdapat empat peristiwa pengungsian, delapan peristiwa perusakan, 34 peristiwa penyerangan terhadap warga sipil, dan enam peristiwa kekerasan aparat penegak hukum.

Sementara itu, dari segi persebaran wilayah, peristiwa HAM paling banyak terjadi di Provinsi Papua Tengah, yaitu sebanyak 22 peristiwa di Kabupaten Intan Jaya, 17 peristiwa di Puncak, 13 peristiwa di Puncak Jaya, dan 12 peristiwa di Paniai.

Peristiwa lainnya tersebar di Provinsi Papua Pegunungan, yakni 10 peristiwa di Kabupaten Yahukimo, tujuh peristiwa di Nduga, dan tujuh peristiwa lainnya di Pegunungan Bintang. “Daerah yang rentan jadi konflik dan kekerasan adalah di Provinsi Papua Tengah. Kalau dari hasil monitoring media, angkanya cukup ekstrem dibandingkan dengan provinsi atau wilayah lain di Papua,” ucap Atnike.

Dari seluruh peristiwa HAM tersebut, tercatat sebanyak 61 korban meninggal dunia, yang terdiri dari 32 warga sipil, termasuk dua anak-anak dan satu warga negara asing, 14 orang KSB, delapan prajurit TNI, dan tujuh anggota Polri.

Adapun, korban luka-luka tercatat sebanyak 39 orang, dengan rincian 17 warga sipil, 10 prajurit TNI, lima anggota Polri, dan tujuh orang KSB. “Selain korban meninggal dunia dan luka-luka, pada tahun 2024 juga terjadi penyanderaan. Ada beberapa peristiwa penyanderaan dengan total korban yang menjadi sandera itu sebanyak 17 orang. Mereka umumnya ini adalah pekerjaan pembangunan konstruksi di wilayah Papua,” imbuh dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
  • Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027
    Timnas bakal lebih tajam dengan tambahan pemain ini ...
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
  • Industri Mesin Diperkuat, Indonesia Tak Mau Terus Bergantung Impor
    Langkah strategis Ditjen ILMATE Kemenperin yang disampaikan oleh ...
Luar Negeri
Polisi Kolombia Sukses Ring...

Wali Kota Ungkap Banyak ASN Tangsel Terlibat Judol

19 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Wali Kota Ungkap Banyak ASN...

KCIC Tawarkan Diskon Tiket Whoosh hingga 50 Persen

23 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
KCIC Tawarkan Diskon Tiket ...

BMKG: Waspadai Banjir Rob NTT 8-10 Oktober

26 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Daerah
BMKG: Waspadai Banjir Rob N...
Advertisement
Presiden Prabowo Luncurkan Ekspor Perdana Baterai EV dan 11 Proyek di Kawasan Indonesia Weda Bay Industrial Park

Presiden Prabowo Luncurkan Ekspor Perdana Baterai EV dan 11 Proyek di Kawasan Indonesia Weda Bay Industrial Park

08 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.