Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Lembaga Pengawas G20: Waspadai Risiko Keuangan Nonbank

📅 Kamis, 19 Des 2024, 01:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Lembaga Pengawas G20: Waspadai Risiko Keuangan Nonbank Doc: istimewa
Ket. Sektor Keuangan

ZURICH – Dewan Stabilitas Keuangan (FSB), pada hari Rabu (18/12), menyampaikan rekomendasi bagi anggotanya untuk mengurangi risiko di sektor perusahaan asuransi dan lembaga perantara keuangan nonbank lainnya, yang sekarang mencakup hampir setengah dari aset keuangan global.

Menurut FSB yang berbasis di Basel, Swiss, selaku pengawas risiko keuangan G20, sektor intermediasi keuangan nonbank telah tumbuh sekitar 130 persen antara tahun 2009 dan 2023, sehingga membuat pasar lebih rentan terhadap peristiwa goncangan ekonomi.

"Pertumbuhan ini disertai dengan peningkatan kompleksitas dan keterkaitan dalam sistem keuangan, yang jika tidak dikelola dengan baik, dapat menimbulkan risiko besar terhadap stabilitas keuangan," kata Sekretaris Jenderal FSB, John Schindler.

Seperti dikutip Channel NewsAsia, dalam laporan konsultasinya, FSB mengusulkan agar pemerintah dan lembaga anggota meningkatkan fokus mereka pada non-bank dan memastikan mereka mengelola risiko kredit mereka secara memadai.

Ia menyerukan terciptanya kerangka kerja domestik untuk mengidentifikasi dan memantau risiko stabilitas keuangan terkait dengan leverage non-bank.

FSB juga mengusulkan peningkatan praktik pengungkapan informasi pribadi di sektor nonbank dan mengatasi segala ketidakkonsistenan regulasi dengan mengadopsi prinsip "risiko yang sama, perlakuan regulasi yang sama."

Rekomendasi terakhir menyerukan peningkatan kerja sama dan kolaborasi lintas batas.
Melalui laporan konsultasi ini, FSB mengundang komentar dari pemerintah dan lembaga anggota mengenai rekomendasi kebijakannya. Laporan akhir direncanakan akan dirilis pada pertengahan tahun 2025.

Cukup Kondusif

Sementara itu, dari dalam negeri, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan kinerja industri jasa keuangan di Indonesia cukup kondusif pada triwulan III-2024.

“Kinerja industri jasa keuangan pada triwulan III-2024 secara umum cukup kondusif. Jumlah penghimpunan dana di pasar modal sepanjang tahun sampai akhir September mencapai 159,51 triliun rupiah,” kata Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar, dalam Rapat Kerja dengan Komisi XI, di Jakarta, Rabu.

Di industri keuangan nonbank, kinerja industri perasuransian menunjukkan peningkatan. Premi asuransi komersial tumbuh 5,77 persen menjadi 245,42 triliun rupiah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Panglima TNI Imbau Masyarakat Tidak Mudah Terprovokasi Informasi yang Belum Terverifikasi.
    Preview komentar:
    Dahlah paling bener emg kudu dihimbau sih masyarakat ...
    Haturnuhun pak Agus, sim Kuring setuju Jeung bapak.
  • Dibayangi Eskalasi Geopolitik, 10 Agustus 2026
    Preview komentar:
    Fluktuasi nilai tukar Rupiah yang rentan terhadap kebijakan ...
  • Logistik Hijau Dinilai Kunci Menangkan Persaingan Industri
    Preview komentar:
    Inisiatif mulia dari Kementerian Kehutanan terkait optimalisasi rute ...
Advertisement
injourney
Advertisement
asd
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Nasional
Pangdam Merdeka Tuntut Bint...
Nasional
Menkes: Satu Sehat Integras...
Ekonomi
Dibayangi "Profit Taking", ...
Daerah
Cegah Puso, BMKG Ingatkan P...
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
KAI Beri Promo Diskon Tiket Kereta Spesial 17-an

KAI Beri Promo Diskon Tiket Kereta Spesial 17-an

11 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.