Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kebocoran Keuangan Terjadi di Semua Lapisan dan Bidang selama 30 Tahun

📅 Sabtu, 14 Des 2024, 01:20 WIB | Oleh: Tim Redaksi

"Otomatis kebocoran-kebocoran semacam inu akan menghambat program-program yang susah payah sudah direncanakan. Padahal pemerintahan Prabowomenargetkan pertumbuhan ekonomi yang cukup fantastis, 8 persen.

Dengan target seperti itu apa mungkin bisa dicapai kalau anggarannya berkurang. Yang terjadu justru infesiensi anggaran karena akhirnya kurang produktif, hanya besar di cicilan utangnya. Apalagi presiden sudah mencanangkan percepatan menuju Indonesia Emas, tentu akan tambah berat.

Kebocoran hanya bisa diatasi dengan tindakan hukum yang tegas. Kalau dikatakan selama ini jalan di tempat, berarti harus ada reformasi hukum, dan ini butuh political will yang kuat dari banyak pihak," tuturnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    ARTIKEL SESAT INI 92: 8? TAIII yg ada pot masih ...
    Saya bingung ojol seperti Grab gojek Maxim itu ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Megapolitan
Semangat Kemerdekaan, Solid...
Nasional
PLN Sukses Kawal HUT ke-81 ...
Luar Negeri
HUT Ke-81 RI, Pemimpin Arab...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Presiden Prabowo Pimpin Upacara Penurunan Bendera HUT Ke-81 RI di Istana Merdeka

Presiden Prabowo Pimpin Upacara Penurunan Bendera HUT Ke-81 RI di Istana Merdeka

17 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.