Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

AS Sahkan Kenaikan Tarif Impor untuk Teknologi Hijau dari Tiongkok

📅 Jumat, 13 Des 2024, 02:00 WIB | Oleh:
AS Sahkan Kenaikan Tarif Impor untuk Teknologi Hijau dari Tiongkok Doc: istimewa
Ket. Amerika Serikat (AS), pada Rabu, mengesahkan kenaikan tarif impor terhadap lebih banyak produk Tiongkok, termasuk komponen utama panel surya

WASHINGTON– Amerika Serikat (AS), pada Rabu, mengesahkan kenaikan tarif impor terhadap lebih banyak produk Tiongkok, termasuk komponen utama panel surya, sebagai upaya terkini negara ekonomi terbesar dunia itu untuk menjaga sektor energi hijaunya yang tengah berkembang.

Dikutip dari The Straits Times, langkah terbaru yang diumumkan oleh Kantor Perwakilan Dagang AS itu membatasi peninjauan tarif yang diberlakukan selama pemerintahan pertama Presiden terpilih Donald Trump.

Tarif untuk wafer surya dan polisilikon akan naik dua kali lipat pada bulan Januari menjadi 50 persen, sementara tarif untuk produk tungsten tertentu akan naik dari nol menjadi 25 persen.

“Kenaikan tarif yang diumumkan hari ini akan semakin melemahkan kebijakan dan praktik merugikan yang dilakukan oleh Republik Rakyat Tiongkok,” kata Perwakilan Dagang AS atau US Trade Representative, Katherine Tai, dalam sebuah pernyataan.

Tindakan tersebut, tambahnya, akan melengkapi investasi domestik yang dilakukan di bawah pemerintahan Presiden Joe Biden yang akan berakhir masa jabatannya untuk meningkatkan ekonomi energi bersih AS.

Pada bulan Mei, Gedung Putih mengumumkan kenaikan tarif yang tinggi pada barang-barang Tiongkok, yang menargetkan sektor-sektor utama seperti kendaraan listrik, semikonduktor, baterai, dan sel surya. Hal itu memicu reaksi keras dari Beijing.

Menurut pemberitahuan dari Kantor USTR,pengumuman yang dilakukan pada 11 Desember itu merupakan kelanjutan dari upaya sebelumnya. Kenaikan tarif pada tiga lini produk tungsten tambahan dipandang sebagai kunci untuk membantu industri AS termasuk kedirgantaraan dan pertahanan.

“Kebergantungan berkelanjutan pada Tiongkok untuk produk tungsten membuat rantai pasokan AS rentan dan membahayakan keamanan nasional AS,” tambah pemberitahuan itu.

Ia menuduh impor Tiongkok telah melemahkan produksi dalam negeri AS, dan pungutan yang lebih tinggi akan membuat produsen dalam negeri lebih kompetitif. Wafer surya dan polisilikon sendiri merupakan komponen untuk pembuatan sel surya.

“Meskipun peningkatan tarif mungkin mengakibatkan harga yang lebih tinggi pada awalnya, tarif diperlukan untuk memungkinkan produsen dalam negeri bersaing dengan kelebihan kapasitas Tiongkok yang sangat besar, mempertahankan investasi baru-baru ini, dan mendorong lebih banyak manufaktur dalam negeri,” katanya.

1734026018_595ae2be2eaddefca4bf.jpg

Tidak Mau Kalah

Guru Besar bidang Ilmu Akuntansi Forensik Sektor Publik dari Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Dian Anita Nuswantara, mengatakan pengesahan kenaikan tarif impor tersebut menunjukkan AS tidak ingin dikalahkan oleh Tiongkok dalam sektor EBT.

“Meskipun presidennya masih Joe Biden, pengesahan ini menunjukkan AS sudah menerapkan proteksionisme, dalam hal ini di sektor energi terbarukan. Tiongkok memang dapat dikatakan hanya tertinggal selangkah dari AS untuk menjadi negara nomor satu di dunia. Mulai otomotif, militer, pertanian, dan energi sudah sangat maju sehingga wajar kalau AS tidak ingin industri panel suryanya dikalahkan oleh Tiongkok, mengingat sektor ini merupakan masa depan dunia,” kata Dian.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.