Setelah Presiden Yoon Dicekal, Korsel Berlakukan Larangan Bepergian Bagi Lebih Banyak Pejabat Tinggi
📅 Selasa, 10 Des 2024, 13:36 WIB | Oleh: Tim PenulisUsulan tersebut gagal setelah anggota Partai Kekuatan Rakyat (PPP) pimpinan Yoon, keluar dari parlemen, sehingga kehilangan mayoritas dua pertiga yang diperlukan.
PPP menyatakan bahwa sebagai gantinya Yoon, 63 tahun, telah setuju untuk menyerahkan kekuasaan kepada perdana menteri dan ketua partai, yang mendorong pihak oposisi menuduhnya melakukan "kudeta kedua".
Media lokal melaporkan pada hari Selasa, PPP akan segera mengumumkan "peta jalan pengunduran diri" untuk mencegah usulan pemakzulan baru, yang ingin diajukan pihak oposisi kepada anggota parlemen pada hari Sabtu.
Satuan tugas partai juga dilaporkan meninjau dua opsi, termasuk agar Yoon mengundurkan diri pada bulan Februari dengan pemilihan umum pada bulan April, atau mengundurkan diri pada bulan Maret dengan pemungutan suara di bulan Mei.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!