Katedral Notre Dame Dibuka Lagi untuk Umum, 5 Hal Istimewa Ini Perlu Anda Ketahui
📅 Minggu, 08 Des 2024, 09:38 WIB | Oleh: Lili Lestari
Doc: Sarah Meyssonnier/Pool Photo via AP
PARIS - Katedral Notre Dame akan dibuka kembali untuk umum pada hari Minggu (8/12) setelah restorasi selama lima tahun menyusul kebakaran hebat pada tahun 2019. Bangunan ini berdiri sebagai permata arsitektur Gotik, simbol Paris dan pusat wisata.
Namun di balik kemegahan katedral yang dibangun selama 182 tahun antara abad ke-12 dan ke-14 ini, tersimpan sejumlah kisah yang mengejutkan. Dari mitos abad pertengahan hingga misteri masa kini, berikut lima hal istimewa yang perlu diketahui tentang bangunan bersejarah di Paris ini, disadur dari Associated Press:
Jantungnya Prancis
Pentingnya Notre Dame tak hanya terbatas pada arsitektur dan sejarahnya. Bangunan ini secara harfiah merupakan titik awal semua jalan di Prancis.
Di depan katedral, tertanam di antara bebatuan bulat, terdapat lempengan perunggu dan batu sederhana dengan tulisan "point zéro des routes de France," yang berarti "titik awal jalan-jalan di Prancis." Plakat ini menandai titik awal pengukuran jarak antara Paris dan kota-kota lain di seluruh negeri.
Sebaiknya Anda baca juga:
Meskipun plakat tersebut dipasang pada tahun 1924, gagasan tentang "ground zero" nasional sudah ada sejak tahun 1769. Raja Louis XV membayangkan sebuah rujukan utama untuk jaringan jalan raya Prancis yang terus berkembang, sebuah konsep yang menghubungkan geografi negara tersebut dengan jantungnya di Paris.
Mitos Gargoyle
Makhluk-makhluk batu yang menakutkan di Notre Dame mungkin tampak kuno, tetapi tidak semuanya seperti yang terlihat. Para gargoyle yang sebenarnya, yang merupakan talang berbentuk monster yang digunakan untuk mengalirkan air hujan, telah ada sejak masa pembangunan katedral. Namun, sosok-sosok dramatis seperti monster yang sering digambarkan pada kartu pos dan film adalah khayalan belaka, dan mereka jauh lebih baru.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pada abad ke-19, arsitek Eugène Viollet-le-Duc, yang bertugas merenovasi bangunan yang saat itu sudah rusak, menambahkan makhluk-makhluk ini untuk menambah kesan mistis katedral. Viollet-le-Duc mendapat inspirasi dari buku terkenal Victor Hugo ''The Hunchback of Notre Dame'' untuk menciptakan figur-figur hewan setan dengan ekspresi yang dipersonifikasikan.
Bagaimana cara membedakannya? Gargoyle menyerupai paku-paku horizontal yang keluar dari fasad dan memiliki lubang di corongnya agar air dapat mengalir.
Sebuah Perubahan Revolusioner
Selama Revolusi Prancis, yang diwarnai gelombang protes terhadap Gereja, Notre Dame tidak diperlakukan seperti katedral yang dihormati. Pada tahun 1793, kaum revolusioner melucuti simbol-simbol keagamaannya dan mengganti namanya menjadi "Notre-Dame de la Raison" (Bunda Maria yang Berakal Sehat).
Sebaliknya, katedral ini menjadi tuan rumah festival yang merayakan sains dan gagasan Pencerahan, dan untuk waktu yang singkat, bahkan digunakan sebagai gudang anggur.
Layanan keagamaan dilanjutkan pada tahun 1795, dan Notre Dame mendapatkan kembali status sakralnya atas dorongan kaisar Prancis Napoleon I, yang mengadakan penobatannya di sana pada tahun 1804, diabadikan dalam lukisan terkenal karya Jacques-Louis David.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!