Katedral Notre Dame Dibuka Lagi untuk Umum, 5 Hal Istimewa Ini Perlu Anda Ketahui
📅 Minggu, 08 Des 2024, 09:38 WIB | Oleh: Lili LestariRaja-raja yang Dipenggal Kepalanya
Pada tahun 1792, kaum revolusioner juga memenggal 28 patung dari fasad Notre Dame, karena mengira patung-patung itu adalah raja-raja Prancis. Mereka sebenarnya adalah raja-raja kuno Yudea, leluhur Yesus dalam Alkitab. Kepala-kepala itu dianggap hilang selamanya, mungkin dihancurkan atau dijual sebagai bahan bangunan.
Namun pada tahun 1977, para pekerja yang merenovasi halaman di distrik ke-9 Paris menemukan ratusan fragmen patung batu. Para ahli mengonfirmasi bahwa itu adalah kepala raja-raja Notre Dame yang hilang. Bagaimana mereka bisa terkubur di sana masih menjadi misteri.
Kini, 22 kepala tersebut telah dipugar dan dipajang di Museum Cluny di Paris. Penemuan ini dianggap sebagai salah satu penemuan arkeologi paling luar biasa dalam sejarah modern kota tersebut.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sebuah Peringatan Keras tentang Debu Timbal
Kebakaran tahun 2019 yang hampir menghancurkan Notre Dame mengungkap risiko kesehatan yang serius. Ketika api melelehkan atap, berton-ton debu timbal beracun terlepas ke udara dan menyebar ke seluruh Paris.
Masalahnya? Pihak berwenang menemukan tidak ada aturan untuk mengukur bahaya debu timbal di luar ruangan. Ini bukan hanya masalah Paris — kota-kota besar seperti London dan Roma, dan bahkan Organisasi Kesehatan Dunia, tidak memiliki pedoman untuk polusi timbal di luar ruangan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kebakaran Notre Dame menyoroti masalah tersembunyi, yang memaksa para pejabat untuk lebih memperhatikan standar keselamatan mereka. Butuh waktu empat bulan bagi kota untuk menyelesaikan operasi pembersihan menyeluruh trotoar, meskipun para turis, penduduk, dan pedagang berjalan di sekitar katedral setiap hari.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!