Dua Hal Ini yang Harus Diperkuat dalam Hadapi Teknologi Kecerdasan Buatan di Indonesia
📅 Rabu, 04 Des 2024, 15:22 WIB | Oleh: Tim PenulisIa menegaskan, pemerintah terbuka untuk bekerja sama dengan berbagai pihak untuk memperluas kesempatan tersebut.
"Kolaborasi dengan perusahaan-perusahaan teknologi global sangat penting untuk mempercepat pengembangan talenta digital di Indonesia. Kami sudah menargetkan untuk mencetak 1 juta talenta digital dalam satu tahun dan akan terus ditingkatkan," katanya.
Meutya juga menggarisbawahi pentingnya regulasi yang dapat memberikan kepastian hukum tanpa membatasi inovasi.
Kementerian Komunikasi dan Digital akan terus berupaya menciptakan kebijakan yang mendukung ekosistem AI dengan memperhatikan tiga aspek penting yaitu policy (kebijakan), people (sumber daya manusia), dan platform (teknologi).
Sebaiknya Anda baca juga:
Pemerintah menargetkan untuk terus memperkuat sektor pendidikan dan pelatihan untuk mencetak talenta-talenta digital yang siap bersaing di dunia kerja global.
Selain itu, Indonesia juga memprioritaskan adopsi AI dalam sektor-sektor strategis seperti pangan dan perikanan, yang diharapkan dapat meningkatkan ketahanan pangan nasional dengan memanfaatkan teknologi canggih.
"Pemerintah mendorong kolaborasi antara sektor publik dan swasta untuk mengembangkan solusi berbasis AI yang dapat meningkatkan produktivitas dan efisiensi di sektor-sektor ini," pungkasnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!