Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PBB Peringatkan Kekeringan Global Sebabkan Kerugian $300 Miliar per Tahun

📅 Selasa, 03 Des 2024, 15:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
PBB Peringatkan Kekeringan Global Sebabkan Kerugian $300 Miliar per Tahun Doc: al manar
Ket. Seorang anak berdiri di tanah kering di distrik Bala Murghab, provinsi Badghis, Afghanistan, pada 15 Oktober 2021.

RIYADH - Kekeringan merugikan dunia lebih dari $300 miliar setiap tahun, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memperingatkan hari Selasa (3/12) dalam sebuah laporan yang diterbitkan pada hari kedua perundingan internasional mengenai penggurunan di Arab Saudi.

Didorong oleh "kerusakan lingkungan oleh manusia", kekeringan diperkirakan akan mempengaruhi 75 persen populasi dunia pada tahun 2050, laporan tersebut memperingatkan.

Dikatakan, krisis ini telah melampaui biaya $307 miliar setiap tahunnya di seluruh dunia.

Peringatan itu bertepatan dengan pertemuan 12 hari di Riyadh untuk sesi ke-16 Konferensi Para Pihak (COP16) di bawah Konvensi PBB untuk Memerangi Penggurunan (UNCCD), yang berupaya melindungi dan memulihkan lahan serta menanggapi kekeringan di tengah perubahan iklim yang sedang berlangsung.

PBB mendesak investasi dalam "solusi berbasis alam" seperti "reboisasi, pengelolaan penggembalaan, serta pengelolaan, pemulihan dan konservasi daerah aliran sungai" untuk memangkas harga kekeringan dan memberi manfaat bagi lingkungan.

Ditandai dengan kekeringan yang dahsyat di Ekuador, Brazil, Namibia, Malawi, dan negara-negara yang berbatasan dengan Mediterania, yang memicu kebakaran dan mengakibatkan kekurangan air dan makanan, tahun 2024 akan menjadi tahun terpanas sejak pencatatan dimulai.

"Biaya ekonomi kekeringan tidak hanya terbatas pada kerugian pertanian langsung. Dampaknya terhadap seluruh rantai pasokan, mengurangi PDB, mempengaruhi mata pencaharian, dan menyebabkan kelaparan, pengangguran, migrasi, serta tantangan keamanan manusia jangka panjang," kata Kaveh Madani, salah satu penulis laporan PBB.

"Mengelola sumber daya lahan dan air secara berkelanjutan sangat penting untuk merangsang pertumbuhan ekonomi dan memperkuat ketahanan masyarakat yang terjebak dalam siklus kekeringan," kata Andrea Meza Murillo, pejabat senior UNCCD. 

"Seiring dengan berlangsungnya pembicaraan untuk keputusan penting COP mengenai kekeringan, laporan tersebut menyerukan kepada para pemimpin dunia untuk mengakui besarnya biaya kekeringan yang dapat dicegah dan memanfaatkan solusi proaktif dan berbasis alam guna mengamankan pembangunan manusia dalam batas-batas planet," tambahnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Fenomena Langit Agustus 2026: Gerhana Matahari Total, Hujan Meteor, Blood Moon hingga 6 Planet Sejajar
    Preview komentar:
    Membaca rangkuman fenomena langit Agustus 2026 di artikel ...
  • Ekonom Optimistis Sektor Infrastruktur Telko Tetap Bersinar dalam Lima Tahun Mendatang
    Preview komentar:
  • Tantangan Sekolah Swasta: Persaingan Semakin Berat
    Preview komentar:
    Lanjudkan tetap setia hadir untuk melayani
Megapolitan
Buka Workshop PAUD, Pramono...
Anak Fandi Ahmad Siap Mengobrak-abrik Pertahanan Skuad Garuda   

Anak Fandi Ahmad Siap Mengobrak-abrik Pertahanan Skuad Garuda  

06 Aug 2026
Pilihan Pembaca
# 6
Berpotensi Melemah, 6 Agustus 2026
📅 Kamis, 06-Agu-2026
# 6
Berpotensi Melemah, 6 Agustus 2026
📅 Kamis, 06-Agu-2026
Berpotensi Melemah, 6 Agustus 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.