Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

QNet Bertahan dari Gempuran E-commerce Berkat Teknologi

📅 Minggu, 01 Des 2024, 20:26 WIB | Oleh:
QNet Bertahan dari Gempuran E-commerce Berkat Teknologi Doc: istimewa
Ket. Perwakilan dari Kementerian Perdagangan, Asosiasi Perusahaan Penjualan Langsung Indonesia (AP2LI), serta atase Perdagangan Kuala Lumpur, mengunjungi kantor QNet di Kuala Lumpur Malaysia.  

JAKARTA – Perusahaan yang berpusat di Kuala Lumpur QNet baru saja menerima kunjungan dari Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, Asosiasi Perusahaan Penjualan Langsung Indonesia (AP2LI), serta atase Perdagangan Republik Indonesia di Kuala Lumpur. Tujuannya adalah untuk melakukan diskusi strategi penjualan langsung yang dilakukan perusahaan.

“QNet terus eksis selama lebih seperempat abad. Hal ini dinilai tidak mudah di tengah gempuran perkembangan bisnis e-commerce yang sangat pesat seiring dengan kemajuan teknologi. Perkembangan industri penjualan langsung di Malaysia bisa dikatakan leading dibanding negara-negara Asia Tenggara,” kata Chief of Regional Officer QNet Pushpalatha Balan, melalui keterangan tertulis pada hari Sabtu (30/11).

Ia menambahkan bahwa QNet sebuah perusahaan gaya hidup dan kebugaran global, menggunakan model bisnis penjualan sudah beroperasi selama 26 tahun. Selama itu pihaknya sangat menikmati perjalanan dan perkembangan bisnis perusahaan hingga sebesar sekarang yang telah hadir di lebih dari 100 negara di dunia dan menjadi salah satu perusahaan penjualan langsung alias multi level marketing ini yang sangat peka terhadap perkembangan teknologi, khususnya e-commerce.

Ia mengungkapkan, sejak lebih dari 25 tahun lalu QNet telah mempergunakan teknologi perdagangan elektronik/e-commerce dalam mendukung operasional nya. Dan saat itu menjadi perusahaan penjualan langsung pertama yang menerapkan e-commerce secara global sebagai cara para membernya untuk melakukan transaksi, sehingga kendala waktu dan ruang dapat dipecahkan.

“Dan tentu saja keamanan dan kenyamanan bertransaksi menjadi pertimbangan yang utama juga,” paparnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Penjualan Langsung Indonesia (AP2LI) Andrew Susanto menyampaikan kekagumannya pada Qnet. Ia mengakui perkembangan bisnis penjualan langsung di Malaysia masih lebih unggul dibanding Indonesia, baik dari segi jumlah perusahaan maupun perputaran omset penjualan. “Mungkin ini pengaruh dari adaptasi cepat terhadap teknologi dan perkembangan e-commerce disana,” ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.