Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Stok Pangan Warga Adat Guradog Lebak Mampu Menahan Kerawanan Pangan

📅 Jumat, 29 Nov 2024, 22:33 WIB | Oleh:
Stok Pangan Warga Adat Guradog Lebak Mampu Menahan Kerawanan Pangan Doc: Antara

Masyarakat Kasepuhan Adat Guradog di Kecamatan Curugbitung Kabupaten Lebak, Banten mampu menahan kerawanan pangan dengan memanfaatkan stok dan selama ini menjadi tradisi.

1732893149_597b95c6552e7209799a.jpg

Ketua Kelompok Tani Desa Guradog Kabupaten Lebak Suhani.


Menurut Ketua Kelompok Tani Sinar Makmur Desa Guradog Kabupaten Lebak Suhani di Lebak, Jumat, hasil panen dua kali dalam setahun disimpan dalam lumbung atau "Leuit" untuk cadangan pangan keluarga.

"Kami sampai sekarang masih mempertahankan lumbung untuk menyimpan gabah sebagai cadangan pangan keluarga. Sebagian besar warga punya lumbung," katanya menjelaskan.

Kelompok Tani Sinar Makmur memiliki 35 anggota. Mereka mengembangkan usaha pertanian mulai dari menanam padi, palawija hingga hortikultura. Selain itu, juga mengembangkan peternakan kambing etawa.



Masyarakat Kasepuhan Adat Guradog sendiri berjumlah sekitar 3.000 orang. Adapun luas tanah garapan mencapai 12 hektare dan jika musim panen tiba bisa menghasilkan 5 ton gabah untuk setiap hektarenya.

"Sejak dulu masyarakat di sini tidak pernah rawan pangan. Hasil panen cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat," kata salah satu petani Kasepuhan Adat Guradog, H. Arjawi.

Sementara itu, Kepala Bidang Produksi Dinas Pertanian Kabupaten Lebak Deni Iskandar membenarkan jika masyarakat Kasepuhan Adat Guradog mampu memenuhi kebutuhan pangan terutama untuk keluarga.

Masyarakat Kasepuhan Adat Guradog yang juga dikenal memiliki tradisi adat "seren taun", lanjut dia, mampu mempertahankan pangan dari musim tanam padi tiga bulan per musim hingga enam bulan per musim panen.
 
"Kami mendorong petani adat Kasepuhan Guradog dapat meningkatkan produksi dan produktivitas hasil panen dengan menggunakan benih berkualitas," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Ekonomi
Antrean BBM Jadi Sorotan, G...
Olahraga
Liverpool Gagal Menang di A...
Luar Negeri
Selamat Datang di Festival ...
Daerah
Kebakaran Kawah Ijen Sudah ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.