Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menjaga Pola Makan Seimbang, Solusi Praktis Sehat dan Berumur Panjang

📅 Jumat, 29 Nov 2024, 13:05 WIB | Oleh: Tim Penulis

Jika tidak segera ditangani, masalah ini berkontribusi pada meningkatnya prevalensi penyakit tidak menular (PTM) di Indonesia.

Data Sensus Penduduk 2020 menunjukkan bahwa PTM menjadi penyebab utama kematian di Indonesia, yang mencapai 87,14 persen dari total kematian.

PTM seperti penyakit jantung, diabetes, hipertensi, dan stroke semakin banyak ditemukan di kota-kota besar, termasuk Jakarta.

Selain itu, data Susenas 2023 menunjukkan 8,53 persen masyarakat Indonesia masih kekurangan konsumsi pangan, terutama di daerah pedesaan dengan prevalensi lebih tinggi dibandingkan kota.

"Dengan prevalensi perdesaan lebih tinggi (9,89 persen) dibandingkan dengan kota (7,53 persen). Kondisi ini menggambarkan tantangan yang lebih besar dalam penyediaan makanan bergizi, terutama di daerah-daerah yang memiliki akses terbatas terhadap sumber pangan yang cukup dan seimbang," kata Deputi bidang Statistik Sosial Badan Pusat Statistik, Ateng Hartono.

Sebagai upaya untuk mengatasi masalah ini, Dinas Kesehatan Daerah Khusus Jakarta itu mendorong masyarakat untuk memperbaiki gaya hidup mereka, termasuk dengan mengubah pola makan yang seimbang dan meningkatkan aktivitas fisik.

Dinas Kesehatan itu menggalakkan kampanye pola makan seimbang melalui program "Isi Piringku". Program ini mengajarkan pentingnya proporsi gizi seimbang, karbohidrat, protein, buah, dan sayuran, sejak usia dini.

“Kita mulai dari anak usia PAUD agar kebiasaan makan seimbang terbawa hingga dewasa,” jelas Luigi, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Jakarta.

Selain pola makan, masyarakat juga diajak meningkatkan aktivitas fisik, seperti berjalan kaki 7.500 langkah sehari. Aktivitas ini diyakini membawa dampak positif pada kesehatan organ vital tubuh dan kualitas hidup secara keseluruhan.

Dengan semakin tingginya kesadaran akan pentingnya gaya hidup sehat, baik melalui pemilihan makanan bergizi maupun aktivitas fisik yang seimbang, maka masyarakat Indonesia dapat dapat mengurangi risiko penyakit tidak menular dan meningkatkan kualitas hidup.

Menjaga pola makan seimbang dan rutin berolahraga yang ditanamkan hari ini akan menjadi investasi terbaik untuk kesehatan generasi mendatang. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Karhutla Kalimantan Makin Mengkhawatirkan, BNPB Perkuat Operasi Modifikasi Cuaca dan Armada Pemadaman
    Preview komentar:
    Bank Panin error hari ini Nomor WhatsApp resmi ...
    Bank Panin error hari ini Nomor WhatsApp resmi ...
  • 'Perang Dagang' AS vs Kanada, PM Carney Umumkan Tarif Balasan untuk Produk-produk Amerika
    Preview komentar:
    Bagaimana cara menghubungi call center Bank Panin Nomor WhatsApp ...
    Bagaimana cara menghubungi call center Bank Panin Nomor WhatsApp ...
  • Prakiraan Cuaca Jakarta Cerah Berawan pada Minggu (23/8), Suhu Capai 26 hingga 31 Derajat Celcius
    Preview komentar:
    Bagaimana solusi jika kartu ATM Bank Panin tertelan Nomor ...
    Bagaimana solusi jika kartu ATM Bank Panin tertelan ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Olahraga
Cincinnati Open, Area Sial ...
NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.