Hasil Studi: Kasus dan Kematian Global karena HIV Menurun
📅 Rabu, 27 Nov 2024, 01:00 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SMenurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS, beban virus yang tidak terdeteksi berarti terdapat kurang dari 1 persen kemungkinan ibu menyusui menularkan HIV ke bayinya.
Alat-alat ini telah bekerja dengan baik di negara-negara kaya, namun tingginya biaya mengakibatkan negara-negara miskin, seperti di Afrika, sering tertinggal.
Ada kekhawatiran sejarah ini dapat terulang untuk obat baru yang telah dipuji sebagai pengubah permainan potensial dalam perang melawan HIV.
Uji coba awal telah menemukan pengobatan antiretroviral lenacapavir 100 persen efektif dalam mencegah infeksi HIV. Pengobatan ini hanya perlu disuntikkan dua kali setahun, sehingga obat ini jauh lebih mudah diberikan daripada pengobatan saat ini yang mengharuskan penggunaan pil setiap hari.
Sebaiknya Anda baca juga:
Raksasa farmasi AS, Gilead, telah mengenakan biaya sekitar 40.000 dollar AS per orang per tahun untuk pengobatan di beberapa negara.
Namun, para peneliti memperkirakan obat tersebut dapat dibuat dengan harga hanya 40 dolar AS, dan mendesak Gilead untuk menyediakan akses yang lebih murah di negara-negara yang terkena dampak paling parah.
Pada bulan Oktober, Gilead mengumumkan telah menandatangani kesepakatan lisensi dengan enam pembuat obat generik untuk memproduksi dan menjual lenacapavir di negara-negara berpenghasilan rendah.
Sebaiknya Anda baca juga:
Meskipun para ahli sebagian besar menyambut baik langkah tersebut, beberapa di antaranya mencatat bahwa jutaan orang dengan HIV tinggal di negara-negara yang tidak termasuk dalam kesepakatan tersebut.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!