Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Rawan Konflik, Kemenko Polkam Perkuat Koordinasi Agar Pilkada Jateng Aman dan Lancar

📅 Selasa, 26 Nov 2024, 14:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Rawan Konflik, Kemenko Polkam Perkuat Koordinasi Agar Pilkada Jateng Aman dan Lancar Doc: antara foto
Ket. Ketua Tim Desk Pemantauan Pilkada Serentak di Jawa Tengah, Mayjen TNI Rudy Syamsir

JAKARTA - Kementerian Koordinator Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah, penyelenggara pemilu, dan pihak keamanan untuk memastikan Pilkada 2024 di Jawa Tengah (Jateng) berjalan dengan aman dan lancar.

Hal tersebut dilakukan lantaran Pilkada Jateng menjadi salah satu yang paling disoroti masyarakat dan memiliki tingkat kerawanan konflik yang cukup tinggi.

“Kerja sama yang solid antar unsur sangat penting untuk menjamin keamanan dan mengantisipasi potensi konflik selama pilkada berlangsung,” kata Ketua Tim Desk Pemantauan Pilkada Serentak di Jawa Tengah, Mayjen TNI Rudy Syamsir, saat dia memimpin rapat dengan pemerintah daerah, TNI, Polri dan pihak terkait di Jateng seperti dikutip dari siaran pers resmi Kemenko Polkam, Selasa (26/11).

Dalam rapat tersebut, Rudy mengatakan setiap pihak memainkan perannya masing-masing dalam menjaga kondusifitas pilkada di Jateng.

Peran-peran ini harus saling berkesinambungan dari mulai pengamanan, penyelenggaraan pilkada hingga pendekatan ke warga demi meredam konflik.

Dengan peran-peran yang saling berkesinambungan, Rudy yakin pilkada di Jateng akan berjalan dengan kondusif. Tidak hanya itu, dia juga berharap pilkada di wilayah lain juga bisa berjalan aman dan sukses.

Untuk diketahui, Provinsi Jawa Tengah menjadi salah satu provinsi yang memiliki tingkat kerawanan yang cukup tinggi. Dari 35 kabupaten atau kota, sebanyak 19 diantaranya diikuti oleh calon petahana (incumbent).

Selain itu, terdapat 1 pasangan calon gubernur/wakil gubernur, 24 pasangan calon bupati/wali kota yang bertarung langsung (head to head), dan 3 pasangan calon bupati/wali kota yang menghadapi kotak kosong.

Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Tengah pun sempat jadi perbincangan publik karena merupakan tokoh nasional.

Dua pasangan calon tersebut yakni mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Andika Perkasa-Hendrar Prihadi dan Mantan Kapolda Jawa Tengah Komjen (Purn) Ahmad Luthfi-Taj Yasin Maimoen.

Nasib mereka dan seluruh pasangan calon kepala daerah lainnya akan ditentukan pada hari pencoblosan pada 27 November 2024 mendatang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

29 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

34 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.