Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pengiriman PMI Ilegal ke Kamboja dan Malaysia Digagalkan, Menteri Karding: Kami Cari Pemainnya!

📅 Minggu, 24 Nov 2024, 09:10 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Pengiriman PMI Ilegal ke Kamboja dan Malaysia Digagalkan, Menteri Karding: Kami Cari Pemainnya! Doc: Istimewa
Ket. Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) menggagalkan pengiriman PMI ilegal di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Jumat (22/11).

JAKARTA - Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) kembali menggagalkan pengiriman pekerja migran unprosedural di sekitar Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno Hatta, Jumat (22/11).

Ketiga korban berjenis kelamin perempuan ini hendak berangkat ke Phnom Penh, Kamboja dan hendak dipekerjakan sebagi scammer.

Menteri P2MI Abdul Kadir Karding mengatakan, kasus ini akan ditindaklanjuti dengan mencari sindikat atau pelaku yang terlibat dalam pengiriman.

"Kita akan kembangkan sindikatnya siapa. Yang kita cari adalah pemain di belakang. Jangan cuma lihat sedikit atau banyak yang berhasil digagalkan kepergiaan. Tapi dari sini kita akan kembangkan semuanya," kata Karding saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat (22/11).

Upaya menggagalkan pengiriman calon PMI ini berdasarkan laporan masyarakat. Tim bergerak cepat, menyusuri areal bandara hingga akhirnya menemukan ketiganya.

Setelah dikonfirmasi, korban masing-masing MA asal Sulawesi Utara, KA asal Gorontalo, dan MI asal Sulawesi Utara mengaku hendak berangkat ke Kamboja dan bekerja sebagai scammer.

Petugas KP2MI kemudian membawa ketiganya ke lounge PMI BP3MI Banten untuk dimintai keterangan. Salah satunya mengaku sebelum sampai ke Jakarta, mereka kerap berpindah-pindah lokasi dan dibawa oleh calo dan jaringannya.

Untuk pembuatan paspor dilakukan sendiri-sendiri dan diganti oleh calo. Sedangkan untuk proses keberangkatan dari daerah masing-masing dan diarahkan melalui ponsel.

Sejumlah barang bukti berupa tiga KTP calon PMI, tiga paspor dan tiket boarding pass, Jakarta-Kuala Lumpur, Kuala Lumpur-Pnhom Penh ikut diamankan.

Pencegahan di Bali

Pada waktu yang sama, kementerian dibantu Polda Bali juga menggagalkan upaya penempatan unprosedural lima pekerja migran ke Malaysia di Denpasar. Pelaku juga berhasil dibekuk.

Lokasi penggerebakan di Jalan Pesanggaran, Denpasar. Korban berasal dari NTT.

BP3MI Bali awalnya mendapat info dan berhasil jalin komunikasi dengan korban. Lalu tim berkoordinasi dengan Polda Bali.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Produk UMKM Dipromosikan Le...
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.