Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Desa Harus Berswasembada Pangan

📅 Sabtu, 23 Nov 2024, 00:00 WIB | Oleh: Tim Penulis

Namun, apa yang belum subur adalah kerja. Yang belum subur juga kekompakan dan kemauan keras, ini harus dipupuk dan kalau tanam jagung gampang, ditanam jadi.

Tetapi, bagaimana membangun jiwa raga itu benar -benar subur dengan kebaikan.Kemendes PDT menjalin kerja sama yang ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan Kementerian Pertanian serta didukung penuh oleh Polri dan TNI.

Karena itu, Mendes PDT memprioritaskan pembangunan desa dan lahan di desa dioptimalkan dalam upaya merealisasikan swasembada pangan.Sebab, membangun desa itu sama dengan membangun Indonesia, artinya masyarakat desa bahagia dan sejahtera, maka Indonesia bahagia dan sejahtera juga.

Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolda Banten yang menginspirasi, memulai pekerjaan itu tidak sulit sepanjang ada kemauan. Kita harus belajar dari masyarakat Jepang yang tragedi kependudukan, karena sekitar 93 persen rakyatnya bergerak ke kota dan 7 persen tinggal di pedesaan.

Saat ini, pertumbuhan ekonomi Jepang mengalami krisis dan minus 2 persen, dan kalau dulu rumah-rumah di desa dijual 20 miliar rupiah, namun sekarang rumah mewah dijual oleh pemerintah tujuh juta rupiah pun tidak laku.

Dengan demikian, Kemendes PDT akan membangun desa untuk mengantisipasi terjadi urbanisasi ke kota seperti di Jepang.Kita dukung kebijakan Presiden Prabowo, antara lain makan bergizi gratis, swasembada pangan, swasembada energi dan air, serta hilirisasi untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Banten bisa dikatakan sebagai peyanggaj Jakarta. Apa peran Banten dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG)?

Provinsi Banten berpotensi untuk mensuplai bahan baku makanan bergizi gratis karena memiliki potensi pada sektor pertanian maupun perkebunan.Banten ini potensi untuk penyuplai bahan baku makanan yang bergizi, karena disini subur sekali. Bisa dibuat seperti desa tomat, cabai, petelur, ayam, dan nila.

Selain itu, Banten juga memiliki tambak udang dengan kualitas yang bagus dan sudah layak untuk diekspor yang berada di Domas, Kabupaten Serang.Untuk ekspor di Banten juga banyak sekali, seperti di Domas, Kabupaten Serang, itu produksi udangnya kalau bagus bisa diekspor juga.

Selain di Kabupaten Serang, daerah Lebak, Pandeglang, Tangerang, dan Serang juga memiliki potensi masing-masing yang dapat dikembangkan untuk membuat desa semakin maju.

Perlu keterlibatan banyak pihak untuk mewujudkan pengembangan desa seperti perguruan tinggi, swasta, kementerian lembaga, masyarakat, dan para mahasiswa.

Saya sudah buat 12 rencana aksi untuk bangun desa dan bangun Indonesia, dan itu terus saya galakkan, dengan pergi ke desa-desa. Kementerian Desa itu tidak bisa kerja sendirian maka perlu keterlibatan banyak pihak.

Kami berharap 12 aksi ini akan dikawal secara serius, dengan didukungan oleh semua pihak, agar dapat merealisasikan kesejahteraan dan pemerataan dari desa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Luar Negeri
AS-Jepang Bersatu Intervens...
Daerah
Otsus Papua Dirancang untuk...

Selat Hormuz Macet Bikin Inggris di Ambang Resesi

33 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Selat Hormuz Macet Bikin In...
Megapolitan
150 Merek Industri Pendukun...

Piala AFF 2026: Prediksi Line Up Indonesia vs Vietnam,  Herdman Siapkan Formasi Terbaik.

Piala AFF 2026: Prediksi Line Up Indonesia vs Vietnam, Herdman Siapkan Formasi Terbaik.

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.