Kemensos Dirikan Sekolah Darurat bagi Anak Korban Erupsi Lewotobi
📅 Jumat, 22 Nov 2024, 03:20 WIB | Oleh: Muhamad Ma'rup
Doc: Istimewa
JAKARTA - Plt Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam Kementerian Sosial (Kemensos), Masryani Mansyur, mengatakan, pihaknya telah mendirikan sekolah darurat untuk warga terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki. Adapun jumlah sekolah darurat tersebut sebanyak 18 tenda.
“Untuk sekolah darurat ada 18 tenda, tapi hanya bisa meng-cover untuk sekolah dasar,” kata Masryani, dalam keterangannya kepada awak media, Kamis (21/11).
Dia menjelaskan, untuk sekolah darurat tingkat SMP dan SMA akan segera dibuatkan tenda tambahan. Pihaknya berkomitmen terus memenuhi kebutuhan warga terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki. “Di antaranya dengan pendirian sejumlah sekolah darurat hingga logistik,” jelasnya.
Terkait bantuan logistik, Masryani memastikan, bantuan dari Kemensos untuk pengungsi juga melimpah. Stok logistik diperkirakan masih bertahan sampai pertengahan Desember 2024.
“Bantuan juga terus mengalir kesana. Untuk kebutuhan pengungsi sudah kita penuhi untuk bantuan logistik, permakanan. Dapur umum masih stay, kita selalu update jumlah dapur umum yang ada di kita,” terangnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Suharti, menerangkan, pihaknya menyiapkan pembelajaran darurat pascabencana erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur.
Erupsi yang terjadi pada 3 November 2024 ini menyebabkan gangguan pada 66 satuan pendidikan di Kecamatan Wulanggitang dan Ile Bura dengan 458 guru dan 5.383 siswa yang terdampak langsung. ruf/S-2
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!