Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kabupaten Bekasi Genjot Penghasilan dari Kendaraan

📅 Selasa, 19 Nov 2024, 02:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kabupaten Bekasi Genjot Penghasilan dari Kendaraan Doc: ANTARA/Pradita Kurniawan Syah
Ket. Kepala Kantor P3DW Samsat Kabupaten Bekasi Mochamad Fajar Ginanjar menyampaikan sosialisasi menyangkut program serta layanan pembayaran pajak kendaraan bermotor di kawasan industri Cikarang.

BEKASI – Kabupaten Bekasi terus meningkatkan upaya penghasilan dari sektor kendaraan. Untuk itu, Kantor Pusat Pelayanan Pendapatan Daerah Wilayah (P3DW) Samsat Kabupaten Bekasi melakukan sosialisasi pajak kendaraan bermotor di kawasan industri: Kawasan EJIP dan Kawasan MM2100.

Kepala Kantor P3DW Samsat Kabupaten Bekasi, Mochamad Fajar Ginanjar, mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk menyampaikan informasi kemudahan bagi pelaku usaha maupun karyawan menyangkut pembayaran pajak kendaraan bermotor. Kegiatan tersebut juga sekaligus memberikan solusi saat menemukan kesulitan.

“Sebagai upaya memberikan layanan terbaik bagi wajib pajak, kami terus gencarkan sosialisasi, termasuk di kawasan industri. Langkah ini sebagai wujud optimalisasi pelayanan publik,” katanya, Senin.

Sesi sosialisasi tersebut juga menginformasikan program pemutihan pajak kendaraan bermotor 2024. Pemutihan demi meningkatkan tertib administrasi kendaraan bermotor. Selain itu juga memberikan kepastian hukum kepemilikan kendaraan bermotor untuk menekan Kendaraan Tidak Melakukan Daftar Ulang (KTMDU).

“Apalagi kita ada program pemutihan sampai 30 November. Mari manfaatkan sebaik-baiknya. Kita turun ke setiap kawasan agar mereka bisa mengetahui dan memanfaatkan layanan tersebut,” jelasnya.

Fajar mengaku program pemutihan pajak kendaraan bermotor Jawa Barat 2024 meliputi diskon Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Pemilik kendaraan memperoleh potongan harga untuk pembayaran pajak sebelum jatuh tempo.

Kemudian bebas balik nama kendaraan bekas atau BBNKB II bagi kendaraan yang berpindah kepemilikan. Ada juga bebas denda pajak kendaraan bermotor yang meringankan beban keterlambatan pembayaran.

Lebih jauh Fajar menyatakan, sosialisasi ini diharapkan mampu merealisasikan target pencapaian pajak dari sektor tersebut, sehingga angka KTMDU dapat ditekan atau diturunkan. Ant/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
  • Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027
    Timnas bakal lebih tajam dengan tambahan pemain ini ...
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
  • Industri Mesin Diperkuat, Indonesia Tak Mau Terus Bergantung Impor
    Langkah strategis Ditjen ILMATE Kemenperin yang disampaikan oleh ...
Megapolitan
Cuaca Jakarta Hari Ini, Jum...

Sudan Nyatakan Patuh pada Larangan Senjata Kimia

25 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Sudan Nyatakan Patuh pada L...
Luar Negeri
Raja Malaysia Titahkan Seko...
Luar Negeri
Ekonomi Jepang Tancap Gas, ...
Advertisement
Fenomena Tikungan ke-13 Mandalika: Antara Mitos Atau Sekadar Medan Balap yang Sulit?

Fenomena Tikungan ke-13 Mandalika: Antara Mitos Atau Sekadar Medan Balap yang Sulit?

08 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.