Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gerak Cepat, Bawaslu Jatim Usut Peristiwa Pembacokan Terkait Pilkada Sampang 2024

📅 Selasa, 19 Nov 2024, 17:52 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gerak Cepat, Bawaslu Jatim Usut Peristiwa Pembacokan Terkait Pilkada Sampang 2024 Doc: ANTARA/Fath Putra Mulya
Ket. Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja.

Jakarta - Ketua Badan Pengawasan Pemilihan Umum (Bawaslu) RI Rahmat Bagja mengatakan bahwa Bawaslu Provinsi Jawa Timur sedang mengusut peristiwa pembacokan terkait Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Sampang, Madura yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia.

“Yang terjadi di Sampang itu patut kita sesalkan dan sekarang teman-teman sedang bersama teman-teman Sentra Gakkumdu (Penegakan Hukum Terpadu) dan kepolisian untuk melakukan supervisi terhadap perkara ini. Dari Bawaslu Jawa Timur ke Sampang,” kata Bagja saat ditemui di Jakarta, Selasa.

Bagja menyayangkan peristiwa pembacokan yang menimpa pendukung salah satu pasangan calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Sampang itu. Menurut dia, seharusnya tidak boleh ada nyawa yang hilang dalam pilkada.

Ketua Bawaslu pun menegaskan bahwa pilkada merupakan proses pergantian kekuasaan yang mesti dilakukan secara damai. Oleh karena itu, tidak seharusnya ada kekerasan yang terjadi dalam pilkada.

“Kita memilih pasangan tertentu ‘kan boleh-boleh saja. Tidak harus juga kemudian ditukar dengan nyawa. Ini hal yang tidak sepadan dan juga jangan sampai karena berbeda pendapat kemudian melakukan kekerasan, itu yang dihindari dari pilkada,” kata dia.

Di sisi lain, Bagja mengakui Sampang termasuk salah satu daerah yang paling rawan dalam Pilkada 2024. “Jadi sudah kita prediksikan akan ada hal-hal yang kemungkinan ada clash (bentrokan) di antara akar rumput yang seharusnya tidak terjadi,” ujarnya menambahkan.

Sebelumnya, insiden pembacokan terhadap Jimmy Sugito Putra, warga Desa Ketapang Laok, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, terjadi pada Minggu (17/11). Jimmy merupakan saksi dari pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Sampang Nomor Urut 2, Slamet Junaidi-Achmad Mahfudz (Jimat Sakteh),

Insiden berdarah itu bermula ketika Calon Bupati Slamet Junaidi mengunjungi salah satu tokoh agama di Ketapang. Ia sempat diadang massa bersenjata celurit, tetapi berhasil lolos melalui jalan lain.

Para pengadang kemudian masuk ke area lokasi yang dikunjungi Slamet Junaidi. Sejumlah orang sempat cekcok mulut, hingga akhirnya terjadi penganiayaan.

Korban sempat dilarikan ke RSUD Ketapang, tetapi nyawanya tidak tertolong karena mengalami perdarahan aktif akibat sabetan senjata tajam di bagian muka, punggung, dan tangan. Korban meninggal dunia pada Minggu (17/11) pukul 17.15 WIB.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
  • Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027
    Timnas bakal lebih tajam dengan tambahan pemain ini ...
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
  • Industri Mesin Diperkuat, Indonesia Tak Mau Terus Bergantung Impor
    Langkah strategis Ditjen ILMATE Kemenperin yang disampaikan oleh ...
Luar Negeri
Bulgaria Tuntut Laut Hitam ...
Luar Negeri
Produksi Energi Bersih Turk...
Luar Negeri
Hong Kong Sah Jadi Juara Ek...
Luar Negeri
Mesir Kirim Konvoi Raksasa ...
Luar Negeri
Polisi Kolombia Sukses Ring...
Advertisement
Presiden Prabowo Luncurkan Ekspor Perdana Baterai EV dan 11 Proyek di Kawasan Indonesia Weda Bay Industrial Park

Presiden Prabowo Luncurkan Ekspor Perdana Baterai EV dan 11 Proyek di Kawasan Indonesia Weda Bay Industrial Park

08 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.