Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Indonesia Bisa Meniru Ini, Ilmuwan Tiongkok Temukan Metode Baru untuk Tingkatkan Rasa Manis Tomat

📅 Minggu, 17 Nov 2024, 18:13 WIB | Oleh: Tim Penulis
Indonesia Bisa Meniru Ini, Ilmuwan Tiongkok Temukan Metode Baru untuk Tingkatkan Rasa Manis Tomat Doc: ANTARA/Xinhua/Gou Lifeng
Ket. Petani sedang memanen tomat di Bole, Daerah Otonomi Uighur Xinjiang, Tiongkok, 12 September 2024.

Beijing - Para peneliti dari Akademi Ilmu Pertanian Tiongkok (Chinese Academy of Agricultural Sciences)  menemukan metode baru untuk melepaskan sugar brake, atau pengatur kadar gula secara genetik untuk meningkatkan rasa manis pada tomat. 

Para ilmuwan tersebut melakukan uji rasa pada lebih dari 100 varietas tomat dan mengidentifikasi 33 senyawa rasa yang memengaruhi preferensi konsumen.

Kemudian, mereka menganalisis kandungan senyawa rasa ini pada lebih dari 400 sampel tomat dari seluruh dunia dan melakukan pengurutan genom. Analisis ini menghasilkan penemuan 49 gen yang memengaruhi rasa, termasuk dua gen yang mengatur kadar gula.

Hanya dengan menghilangkan dua gen tersebut, kadar glukosa dalam tomat mengalami peningkatan hingga 30 persen.

Modifikasi ini juga dapat memberikan efek yang sama pada kadar glukosa dan fruktosa pada tomat yang diproduksi secara massal.

Hasilnya, para pemasok dapat menjual tomat yang lebih manis tanpa perlu khawatir akan penurunan berat buah atau hasil panen, menurut penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Nature pekan ini.

Hasil penelitian ini meningkatkan kemungkinan untuk "menggunakan keberagaman genetik yang signifikan pada spesies liar, yang sebagian telah hilang pada varietas hasil budi daya, untuk meningkatkan kualitas varietas modern," demikian disampaikan Christophe Rothan, seorang ahli biologi buah di Institut Penelitian Pertanian Nasional Prancis (French National Institute of Agricultural Research), dalam sebuah artikel opini.

Penelitian ini juga menandai kemajuan penting dalam "memahami bagaimana buah-buahan menghasilkan dan menyimpan gula," menurut artikel tersebut. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Teknologi Makin Canggih, Kenapa Hilirisasi Indonesia Masih Tersendat?
    Preview komentar:
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai kendala hilirisasi; dari ...
  • Ambisi Semikonduktor Nasional Terhalang Ekosistem Industri
    Preview komentar:
    Tantangan mendasar yang dipaparkan secara tajam dalam artikel ...
  • Pemprov Kaltara Dorong UMKM Dilibatkan dan Masuk Kawasan Industri
    Preview komentar:
    Langkah strategis Pemprov Kaltara memfasilitasi UMKM lokal untuk ...

IAEA Temukan Berton-Ton Material Nuklir di Suriah

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
IAEA Temukan Berton-Ton Mat...
Luar Negeri
Russia dan Ukraina Saling T...
Luar Negeri
Seoul Galakkan Konsep Kota ...
Megapolitan
22 Sekolah Harus Direhabili...
Megapolitan
Investasi Tangerang Terting...
Megapolitan
Gudang-gudang di Jobodetabe...
Menteri Ekraf Apresiasi Pameran SBY Art Community Jadi Ruang Kolaborasi Global

Menteri Ekraf Apresiasi Pameran SBY Art Community Jadi Ruang Kolaborasi Global

19 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.