Grammy Awards Terus Bertransformasi dengan Daftar Nominasi yang Lebih Inklusif
📅 Minggu, 17 Nov 2024, 16:55 WIB | Oleh: Muhammad Ihsan Karim
Doc: grammy awards news
Menjadi pemimpin Recording Academy dan Grammy Awards adalah salah satu pekerjaan paling menantang di dunia musik. Setiap tahunnya, pada hari pengumuman nominasi Grammy, Ketua Grammy Harvey Mason Jr. harus menghadapi berbagai pertanyaan dari media, mengatasi kontroversi, dan menjawab kekecewaan publik.
Namun, setiap tahun pula Mason Jr. berbicara kepada jurnalis untuk menjelaskan para nominasi, sekaligus mempertahankan proses seleksi yang terus berubah agar lebih sesuai dengan kondisi musik saat ini.
Meski proses ini masih jauh dari sempurna dan Mason Jr. tidak memiliki kendali penuh, ia mengakui bahwa Grammy telah menjadi lebih representatif dibandingkan dengan 10, 15, atau bahkan 20 tahun lalu.
Meskipun tangga lagu didominasi oleh artis laki-laki, daftar nominasi Grammy justru lebih banyak menampilkan artis Perempuan, hal ini lantas menjadi sorotan untuk Grammy tahun ini. Mason Jr. menyebut bahwa ini adalah periode yang unik bagi Recording Academy karena komposisi anggota pemilih telah mengalami perubahan besar.
"Sebanyak 66 persen dari pemilih Grammy adalah anggota baru. Ada sekitar 3.000 pemilih perempuan baru dalam empat hingga lima tahun terakhir, sementara 38 persen di antaranya berasal dari kelompok minoritas. Saya sangat bersyukur kepada para pemilih Academy yang telah terlibat penuh dan bekerja keras, menghasilkan daftar nominasi yang luar biasa. Saya mengirim pesan kepada anggota pemilih agar memilih dengan tujuan dan niat yang jelas, dan hasilnya benar-benar menginspirasi," ucap Mason Jr sebagaimana dilansir dari Variety, Kamis, (14/11).
Sebaiknya Anda baca juga:
Mason Jr. juga menyoroti bagaimana Beyonce berhasil masuk dalam tiga kategori musik country dan satu kategori Americana.
"Ini menarik karena Beyonce biasanya tidak mendapat perhatian seperti ini di ajang penghargaan musik country. Melihat bagaimana kredibilitasnya diakui di berbagai genre adalah sesuatu yang membanggakan," tambahnya.
Ia kemudian menjelaskan mengenai aturan voting “10/3” yang diterapkan untuk meningkatkan kredibilitas pemilihan. Dalam aturan ini, setiap pemilih hanya diperbolehkan memilih di tiga bidang kategori dari total sepuluh yang tersedia.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Aturan ini mencegah pemilih untuk hanya mengikuti artis favorit mereka di setiap kategori tanpa memperhatikan jenis musik yang dibuat. Jika Anda melihat seorang artis dinominasikan di berbagai genre, itu berarti ada kelompok pemilih berbeda yang memiliki keahlian di rock, rap, country, atau folk yang menilai karya mereka,” jelas Mason Jr.
Ia juga menekankan bahwa pandangan lama tentang keputusan Grammy yang dibuat di ruang tertutup sudah tidak relevan lagi.
"Ini bukan soal popularitas, jumlah streaming, atau berapa banyak 'like' yang mereka dapatkan. Ini tentang musisi profesional yang mendengarkan karya secara cermat dan menilainya berdasarkan keunggulan teknis serta artistiknya,” tegas Mason Jr.
Salah satu nominasi yang paling mengejutkan tahun ini adalah album instrumental dari Andre 3000 yang berfokus pada permainan flute.
“Apa-apaan ini? Sebuah album flute instrumental? Saya tidak bisa memikirkan album lain seperti ini yang pernah masuk nominasi Album of the Year,” kata Mason Jr. sambil tertawa.
Hasil ini menunjukkan adanya apresiasi yang luas terhadap berbagai jenis musik di kalangan pemilih. Mason Jr beserta tim juga turut senang melihat adanya representasi dari berbagai genre yang berbeda, menurutnya, hal ini menambah keberagaman dalam pemilihan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!