Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ini Daftar 11 Sekolah Swasta Gratis di Jakbar, Pendaftaran Dibuka Disdik pada Juni 2026

📅 Rabu, 22 Apr 2026, 02:47 WIB | Oleh:
Ini Daftar 11 Sekolah Swasta Gratis di Jakbar, Pendaftaran Dibuka Disdik pada Juni 2026 Doc: ANTARA/Risky Syukur
Ket. Sebanyak 59 murid baru Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri 5 Jakarta di Slipi, Palmerah, Jakarta Barat mengikuti hari pertama masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS).

Jakarta (ANTARA) - Dinas Pendidikan DKI Jakarta melalui Suku Dinas Pendidikan Wilayah 1 Jakarta Barat akan membuka pendaftaran 11 sekolah swasta gratis tahun ajaran (TA) 2026/2027.

Pendaftaran dibuka pada Juni 2026 pada proses Sistem Penerimaan Murid Baru/Pendaftaran Peserta Didik Baru (SPMB/PPDB) TA 2026/2027.

Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah 1 Jakarta Barat, Agus Ramdhani mengatakan bahwa program sekolah swasta gratis menjadi wujud nyata dan komitmen dalam memberikan akses pendidikan yang lebih luas dan merata.

"Dengan adanya sekolah swasta gratis diharapkan semakin banyak siswa dapat melanjutkan pendidikan dengan kualitas yang baik dan lingkungan belajar yang mendukung," kata Agus saat dikonfirmasi, Selasa.

Agus mengatakan, Pemprov DKI Jakarta telah memilih 11 sekolah swasta gratis di lingkungan Sudin Pendidikan Wilayah 1 Jakarta Barat.

"Pemilihan sekolah swasta gratis itu diprioritaskan pada wilayah kelurahan yang tidak memiliki sekolah negeri," kata Agus.

Adapun, 11 sekolah tersebut adalah Sekolah Luar Biasa (SLB) B-C Alfiany, SLB B-C Kasih Bunda, SLB C Bina Insan Kamil, SMP Garuda, SMP Melania I, SMP Muhamadiyah 32, SMP Cindera Mata Indah, SMA Lamaholot, SMKS Citra Utama, SMKS Permata Bunda, dan SMKS Benteng Gading Jakarta.

"Didasari Kepgub No 312 Tahun 2026, tentunya ada persyaratan pemilihan sekolah gratis, di antaranya, sekolah memiliki izin pendirian, sekolah sudah terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Pendidikan, dan menjadi penerima bantuan operasional sekolah dari pemerintah pusat dalam kurun tiga tahun terakhir," ujarnya.

Lebih lanjut, Agus menuturkan, sekolah tersebut juga harus menjalankan kegiatan belajar mengajar secara utuh tanpa kelas yang terputus.

"Misalnya jenjang SD, sekolah wajib memiliki kelas 1 hingga kelas 6. Sementara untuk SMP harus tersedia kelas 7 sampai kelas 9. dan SMA/SMK harus tersedia kelas 10 hingga kelas 12," kata dia.

Melalui program ini, lanjut Agus, diharapkan tidak ada lagi anak sekolah yang kesulitan mengakses pendidikan hanya karena keterbatasan biaya atau minimnya fasilitas sekolah negeri di wilayahnya.

"Layanan sekolah swasta gratis tahun ajaran 2026/2027, akan dibuka sama dengan PPDB/SPMB. Kami masih menunggu regulasinya. Minggu ini infonya akan ada sosialisasi dari dinas pendidikan. Kalau diperkirakan bulan Juni 2026," tambahnya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.