Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Indonesia Harus Jadi Ibu Kota Kebudayaan Dunia

📅 Sabtu, 16 Nov 2024, 00:00 WIB | Oleh: Tim Penulis

Beberapa waktu lalu ada audiensi dengan insan film. Hasilnya seperti apa?

Dalam konteks perfilman Indonesia, tentu saja ini merupakan bagian dan juga Kementerian Kebudayaan karena film adalah sebuah produk budaya. Saya mendengar kekuatan film Indonesia dan saya menyaksikan semakin banyak penontonnya dan semakin tinggi apresiasi terhadap film. Jadi, kita harus meningkatkan semangat sampai perfilman Indonesia menjadi tuan rumah di negeri kita sendiri dan sampai yang menjadi tuan rumah atau yang diapresiasi film-film dari luar.

Penonton Indonesia ini kan sangat banyak. 280 juta orang Indonesia, saya kira kalau dibilang pangsa-pasar pun jadi pemirsa penonton film Indonesia ini sangat besar. Tahun ini, kalau tidak salah, penonton film Indonesia ini termasuk memecahkan rekor, dan ini saya kira harus kita apresiasi sebagai prestasi dari perfilman Indonesia.

Ke depan, kita berharap film Indonesia bisa menjadi bagian dari diplomasi budaya kita di luar. Bagaimana film sangat mudah untuk dicerna dan mudah diterima oleh dunia, bisa mengikuti festival film. Kita berharap suatu saat film Indonesia juga bisa mendapatkan mungkin semacam penghargaan seperti film Korea yang bisa ekspansif karena kita negara besar.

Kira-kira kendala untuk industri perfilman apa saja?

Masalah layar yang kurang itu bagaimana kita menyiasatinya supaya semakin banyak layar-layar di daerah. Sehingga film Indonesia, film lokal itu bisa diterima, bisa penonton kita signifikan jumlahnya.

Terkait industri musik bagaimana Anda melihatnya?

Ini mungkin belum kita berbicara secara umum musik tradisional, ini masih musik dalam bentuk besar. Saya kira perlu ada sentuhan tersendiri, afirmasi terhadap musik tradisional kita yang memang merupakan kekayaan budaya nasional yang mungkin lebih butuh juga perhatian dalam hal ini.

Yang menarik juga Korea, karena Korea ini, saya tanya bagaimana Kpop ini bisa maju bahagia sekali? Jadi salah satunya memang, terutama memang, kata dia apa ini campur tangan pemerintah? Tapi kata mereka campur tangan pemerintahnya tidak terlalu besar.

Memang yang paling besar itu adalah bagaimana mereka menciptakan iklim itu. Para pelaku kebudayaannya sendiri dalam hal ini adalah para pelaku Kpop-nya sendiri mereka luar biasa disiplin dengan program yang ada, dan seterusnya yang akhirnya bisa Kpop gitu, yang dibilang sebagai pop culture bisa diterima mula-mula di sebagian kecil negara, di Asia, di Asia Tenggara, akhirnya juga ke Eropa dan ke dunia.

Jadi, kita juga ingin suatu hari musik Indonesia tentu saja selain menjadi tuan rumah di negeri sendiri, tapi juga bisa diterima juga oleh negara-negara lain, yang bahasa Korea bisa didengarkan, dinikmati oleh negara-negara, bahkan bukan hanya Asia, tapi juga Eropa dan Amerika.

Indonesia yang jumlah penduduknya 280 juta dengan kaya bahasa juga saya kira memiliki peluang yang sama. Mudah-mudahan dari masukan-masukan ini kita bisa menciptakan ekosistem musik yang baik.

1731684978_2a9cd84eaceff69f638d.jpg

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Daftar Lokasi Samsat Kelili...
Luar Negeri
Pentagon Tutup Mulut soal E...
Megapolitan
Urus SIM Tak Repot Lagi, Ad...
Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.