Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perusahaan Migas AS Bidik Investasi Energi Terbarukan di Indonesia

📅 Selasa, 12 Nov 2024, 11:22 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perusahaan Migas AS Bidik Investasi Energi Terbarukan di Indonesia Doc: Antara/Andi Firdaus
Ket. Menteri Investasi Rosan Roeslani menyampaikan keterangan usai mendampingi Presiden Prabowo menghadiri pertemuan dengan USINDO di Washington, DC, AS, Senin (11/11).

JAKARTA - Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani menyampaikan minat sejumlah perusahaan minyak dan gas multinasional, yang berpusat di Amerika Serikat (AS), untuk berinvestasi di Indonesia dalam pengembangan teknologi energi terbarukan dan pengurangan emisi karbon.

Rosan, usai mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam pertemuan dengan The United States Indonesia Society (Usindo) pada hari kedua lawatannya di Washington, DC, AS, Senin (11/11), menyebutkan minat itu datang dari Exxonmobil, Chevron, dan BP.

"Mereka menyampaikan untuk berinvestasi di renewable energy, kan di situ ada Exxon, ada BP, Chevron juga, untuk mereka berinvestasi ingin bersama-sama menaikkan peningkatan kapasitas dari oil and gas kita," katanya sebagaimana diikuti dalam jaringan (daring) Sekretariat Presiden di Jakarta, Selasa (12/11).

Rosan, yang juga Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mengatakan perusahaan-perusahaan tersebut membidik potensi besar di sektor energi Indonesia, terutama terkait dengan pengembangan teknologi energi terbarukan dan pengurangan emisi karbon.

Selain sektor energi tradisional, kata Rosan, mereka juga menyampaikan adanya peluang besar di bidang carbon capture dan carbon storage, yang merupakan peluang besar bagi Indonesia dalam mencapai target net zero emission.

Rosan juga menyoroti pentingnya pengembangan energi terbarukan, khususnya energi panaz bumi, yang mendapat perhatian khusus dari Presiden Prabowo Subianto.

"Bapak Presiden menyampaikan spesifik juga geothermal menjadi salah satu yang akan didorong secara cepat di Indonesia," katanya.

Ia mengatakan perusahaan-perusahaan tersebut juga merespons dengan positif arahan Presiden Prabowo, mengingat beberapa dari mereka sudah berinvestasi di sektor geothermal dan berencana untuk mempercepat proyek-proyeknya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Tak Bisa Jalan Sendiri, Industri Besar Diminta Angkat IKM dan UMKM
    Preview komentar:
    Transformasi pendekatan CSR dari yang sekadar bantuan konsumtif ...
  • Kebergantungan Impor Naptha Bikin Industri RI Rawan Kena Guncangan Harga Global
    Preview komentar:
    Kenaikan harga bahan baku di sektor hulu akibat ...
  • Sengketa Tanah Golat Memanas, Keturunan Raja Pagi Tempuh Jalur Hukum
    Preview komentar:
    Raja Pagi Sinurat adalah anak kedua dari Raja ...

Unjuk Rasa Damai Mahasiswa Yogyakarta Diapresiasi Polda DIY

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Unjuk Rasa Damai Mahasiswa ...

Inovasi Harus Bermanfaat bagi Masyarakat

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Inovasi Harus Bermanfaat ba...

Produk UMKM Jadi Idola Tiap Daerah untuk Dipromosikan

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Produk UMKM Jadi Idola Tiap...
Olahraga
Besok Persija Luncurkan Tim...
Luar Negeri
Sejak Tahun 1900, Negara In...

Menanti Sinyal The Fed - 28 Agustus 2026

4 jam yang lalu | Rizal Azhari

Ekonomi
Menanti Sinyal The Fed - 28...
Ayo Buruan Daftar Jangan Sampai Ketinggalan! Pertamax Turbo Drag Fest 2026 Kembali Digelar

Ayo Buruan Daftar Jangan Sampai Ketinggalan! Pertamax Turbo Drag Fest 2026 Kembali Digelar

28 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.