Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ini Masalah yang Dibahas Wapres Gibran dan PM Singapura

📅 Selasa, 12 Nov 2024, 00:02 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ini Masalah yang Dibahas Wapres Gibran dan PM Singapura Doc: ANTARA/Andi Firdaus
Ket. Wamenlu Arrmanatha Christiawan Nasir menyampaikan keterangan terkait hasil pertemuan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dengan Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong di Plataran Hutan Kota, Jakarta, Rabu (6/11/2024).

Jakarta - Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka dan Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong mendiskusikan kerja sama kebijakan hilirisasi Indonesia dalam pertemuan yang berlangsung di Plataran Hutan Kota, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu siang.

Hal itu disampaikan Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) Arrmanatha Christiawan Nasir yang turut hadir mendampingi Wapres dalam pertemuan tertutup di Restoran Tigadari, Plataran Hutan Kota Senayan.

"Wapres mendiskusikan isu yang menjadi perhatian yang diangkat oleh Bapak Presiden, terutama terkait dengan hilirisasi. Beliau tekankan betapa pentingnya hilirisasi itu bagi Indonesia dan langkah-langkah yang akan dilakukan oleh Indonesia," katanya usai menghadiri pertemuan tersebut.

Dikatakan Arrmanatha, Wapres meminta PM Wong mendukung proses dan kebijakan program hilirisasi yang kini sedang digenjot oleh Pemerintah Indonesia.

Dalam pertemuan sekitar 30 menit itu, kata Arrmanatha, Wapres juga menjanjikan kemakmuran bagi Singapura dan kawasan sekitarnya dari keberhasilan Indonesia dalam Program Hilirisasi.

"Beliau juga menekankan, apabila Indonesia berhasil dan apabila ini meningkatkan kemakmuran ekonomi Indonesia, ini juga akan berdampak kepada kawasan dan juga Singapura," katanya.

Dilansir dari laman Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, hilirisasi menjadi salah satu kunci percepatan sektor industri dan ekspor Indonesia.

Untuk itu, Pemerintah fokus pada penciptaan nilai tambah pada komoditas sumber daya alam seperti bauksit, timah, dan nikel.

Pemerintah telah menyediakan infrastruktur, insentif fiskal, dan lingkungan bisnis industri yang kondusif untuk mendukung industri hilir. Investasi smelter telah memperlihatkan kemampuannya untuk mendorong ekspor dan meningkatkan pendapatan nasional.

Selanjutnya, upaya Pemerintah dalam meningkatkan nilai tambah tersebut tidak hanya memacu kinerja ekspor, namun juga menciptakan lapangan pekerjaan, dan menjaga resiliensi perekonomian.

Ke depan, Pemerintah juga akan melakukan ekspansi pada ekosistem yang lebih luas seperti pembuatan kendaraan listrik dalam negeri terutama pada produksi baterai.

Pemerintah juga telah memberikan akses pasar yang lebih baik bagi produk ekspor Indonesia di pasar internasional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Posko Siaga PLN Istana Waki...
Piala Dunia, Tim-tim Favorit Lolos ke Fase Gugur   

Piala Dunia, Tim-tim Favorit Lolos ke Fase Gugur  

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.