Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemadaman Turunkan Emisi Karbon 66 Ton

📅 Senin, 11 Nov 2024, 04:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemadaman Turunkan Emisi Karbon 66 Ton Doc: ANTARA/Aprillio Akbar
Ket. Sejumlah kendaraan melintas saat pemadaman lampu penerangan jalan di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, beberapa waktu lalu. Pemprov DKI Jakarta memadamkan lampu selama 60 menit mulai pukul 20.30-21.30 WIB dalam rangka aksi hemat energi.

JAKARTA – Dampak pemadaman lampu serentak Sabtu (9/11) malam telah menurunkan emisi karbon (CO2) sebesar 66,49 ton.

“Realisasi aksi pemadaman lampu yang berlangsung Sabtu berdampak turunnya emisi karbon sebesar 66,49 ton,” jelas Kepala Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Asep Kuswanto, Minggu.

Asep menjelaskan selain berdampak penurunan emisi karbon, aksi pemadaman tersebut juga menghemat listrik sebesar 83 MWh. Jakarta memadamkan listrik pukul 20.30-21.30 WIB. Asep juga menyebutkan aksi tersebut mencatatkan penghematan ekonomi sebesar 120 juta. Ini menurut data PLN Distribusi Jakarta Raya.

Pemerintah Provinsi Jakarta memadamkan lampu serentak hari Sabtu guna meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap penghematan energi dan pengurangan emisi gas rumah kaca (GRK). Menurut Asep Kuswanto aksi tersebut adalah sebagai tindak lanjut Instruksi Gubernur Jakarta Nomor 14 Tahun 2021.

Gubernur mintadiadakan pemadaman lampu dalam rangka menyosialisasikan hemat energi dan pengurangan emisi karbon, sebanyak setiap empat kali setahun. “Aksi kali ini juga bagian dari rangkaian kegiatan Cinta Puspa dan Satwa Nasional Tahun 2024,” ungkap Asep.

Dia berharap melalui aksi ini, masyarakat dapat lebih sadar akan pentingnya menghemat energi dan mengurangi emisi GRK. Asep menuturkan aksi pemadaman lampu diharapkan dapat mengurangi konsumsi energi listrik dan emisi karbon, serta memberikan dampak positif terhadap ­lingkungan. Ant/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Jakarta Fair Akan Berlangsung Lebih Lama

58 menit yang lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Jakarta Fair Akan Berlangsu...
Megapolitan
Jakarta Model Percontohan P...
Megapolitan
Pelatihan untuk Tekan Penga...
Nasional
Pengesahan UU Pengembangan ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
WHO: Makanan Tercemar Tewaskan 1,5 Juta Penduduk Setiap Tahun

WHO: Makanan Tercemar Tewaskan 1,5 Juta Penduduk Setiap Tahun

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.