Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Efek Kemenangan Trump, Indonesia Harus Tingkatkan Kualitas Produk Ekspor ke Amerika

📅 Sabtu, 09 Nov 2024, 01:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Efek Kemenangan Trump, Indonesia Harus Tingkatkan Kualitas Produk Ekspor ke Amerika Doc: ANTARA/REUTERS/Bryan Woolston
Ket. Donald Trump.

Guangzhou - Akademisi dari Guangdong University of Foreign Studies (GDUFS) William Hickey menyebut Indonesia harus meningkatkan kualitas produk ekspor ke Amerika lantaran Donald Trump, yang akan menjadi presiden baru AS setelah mengalahkan Kamala Harris di Pemilu 2024, ketat terkait produk impor.

"Indonesia mesti lebih baik kalau ingin menjaga dan meningkatkan hubungan ekspor impor dengan AS," ujar William di Guangzhou, China, Jumat.

Membawa slogan "America First" selama kampanye, Donald Trump diyakini akan membawa semangat melindungi ekonomi dalam negeri AS dengan mengurangi ketergantungan pada negara lain.

Langkah proteksi tersebut diprediksi dapat mempersulit arus barang masuk ke AS dan itu berarti dapat menghambat gerak ekonomi negara-negara yang selama ini mengekspor produk ke AS seperti Indonesia.

Menurut William, ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk menaikkan kualitas produk ekspornya yakni meningkatkan inovasi, daya saing dan memperkuat digitalisasi.

"Untuk itu, Indonesia pun mesti harus membuat persyaratan investasi mereka lebih efisien," tutur pria asal AS itu.

Khusus digitalisasi, profesor manajemen di GDUFS itu menyebut, Indonesia sejatinya telah memiliki digital workforce atau pekerja digital dengan kemampuan sangat baik.

Hal itu seiring dengan upaya pemerintah Indonesia untuk memajukan sektor digital dengan program seperti Digital Leadeship Academy (DLA) dan Digital Talent Center (DTC).

Akan tetapi, William mengingatkan angkatan kerja digital tersebut mesti dinaungi dengan regulasi yang membangun agar kemampuan mereka dapat terserap maksimal.

"Indonesia sudah mengarah ke sana (digitalisasi-red). Namun, kembali lagi, harus ada regulasi dan kebijakan yang diterapkan dengan tepat," tutur dia.

Terpilihnya Donald Trump untuk memimpin AS kedua kalinya, setelah yang pertama tahun 2017-2021, dikhawatirkan oleh para pakar akan mempengaruhi ekspor Indonesia ke negara tersebut.

Hal tersebut lantaran Trump diyakini menjalankan kebijakan proteksionisme dari barang-barang impor, salah satunya dengan memberlakukan tarif impor yang tinggi.

Pengamat ekonomi dari Universitas Indonesia Budi Frensidy menilai kebijakan Trump akan menghambat kinerja ekspor Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Veda Ega Start  di Posisi K...
Daerah
Mahasiswa ITS Kembangkan Al...
Olahraga
Jojo Lolos ke Final Indones...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Transjakarta Gelar ajang Lari di Jalur Koridor 13

Transjakarta Gelar ajang Lari di Jalur Koridor 13

06 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.